Puluhan buruh kembali tongkrongi pleno UMK Tangsel

Senin, 11 November 2013 - 17:12 WIB
Puluhan buruh kembali...
Puluhan buruh kembali tongkrongi pleno UMK Tangsel
A A A
Sindonews.com - Puluhan buruh kawal pelaksanaan pleno penetapan Upah Minimum Kota (UMK) di Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Pleno yang diselenggarakan di ruang bagian belakang gedung Disnakertrans Kota Tangsel tersebut, buruh masih menunggui di depan pintu masuk ruangan itu.

"Kami akan tunggu di sini sampai pleno penetapan UMK selesai," pungkas Fikrul Huda, PUK Indah Kiat di lokasi, Senin (11/11/2013).

Sesekali sembari menunggu pleno, para buruh tersebut meneriakan yel-yel penyemangat. "Hidup buruh!" yang disambut teriakan serupa oleh puluhan buruh lainnya.

Suasana di luar ruang pleno pun sangat padat. Buruh merangsek ingin melihat jalannya pleno yang didalamnya berisi Dewan Pengupahan Kota (DPKO).

Sedikitnya ada tiga aliansi buruh yang memadati halaman depan ruang pelaksanaan pleno. Selain SBSI 1992, ada pula Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), dan K-SPSI Kota Tangsel.

Sebelumnya diberitakan, pleno ini merupakan lanjutan dari pleno yang digelar pada Jumat 8 November 2013.

"Pleno pertama deadlock, karena masing-masing pihak, buruh dan pengusaha, sangat keukeuh dengan UMK terbaru versi masing-masing," kata Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tangsel, Purnama Wijaya.

Makanya untuk hari ini, lanjutnya, Dinsosnakertrans Tangsel, berusaha untuk kembali menengahi kemauan pengusaha dan juga buruh.

Sebelumnya, para buruh bersikeras UMK 2014 harus naik sebesar Rp3.050.161 atau 34,5 persen dari KHL yang sudah disepakati kedua belah pihak.

"Sedangkan pengusaha menginginkan UMK terbaru nanti jumlahnya sama seperti KHL. Yakni Rp2.226.540," paparnya.

Baca berita terkait:
Penetapan UMK, puluhan buruh tongkrongi Dinsosnakertrans
(mhd)
Berita Terkait
Aksi Tolak Upah Minimum...
Aksi Tolak Upah Minimum DIY
Upah Minimum Provinsi...
Upah Minimum Provinsi Sulsel Ditetapkan Rp3.165.876
Daftar UMP 2026 di 36...
Daftar UMP 2026 di 36 Provinsi, Siapa Paling Besar?
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Bawa Boneka Pocong,...
Bawa Boneka Pocong, Buruh Gelar Aksi Unjuk Rasa Tolak UMP di Balai Kota DKI Jakarta
Beberapa Daerah Akan...
Beberapa Daerah Akan Tetap Naikan Upah Minimum Provinsi
Berita Terkini
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
9 menit yang lalu
Polda Metro Jaya: 3.588...
Polda Metro Jaya: 3.588 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR RI
1 jam yang lalu
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
2 jam yang lalu
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
2 jam yang lalu
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
3 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Memperpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved