Awasi pengguna KJS, akan dibuat sistem rayonisasi
Sabtu, 09 November 2013 - 19:23 WIB
Awasi pengguna KJS, akan dibuat sistem rayonisasi
A
A
A
Sindonews.com - Banyaknya kalangan menengah atas yang ikut menikmati pelayanan kesehatan gratis melalui Kartu Jakarta Sehat (KJS) membuat Pemprov DKI Jakarta bertindak.
Salah satunya dengan menerapkan sistem rayonisasi pelayanan KJS serta membuat puskesmas kecamatan menjadi sebuah rumah sakit tipe D.
"Kita banyak temukan pasien mengaku miskin, tidak mampu tinggal di Pluit tapi masak berobat di Jakarta Selatan. Itu bukan tidak mampu namanya," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Jakarta, Sabtu (9/11/2013).
Menurut Ahok dengan sistem rayoninasi pelayanan KJS di puskesmas kecamatan yang diubah menjadi rumah sakit tipe D, warga miskin tidak perlu bolak-bolak ke rumah sakit.
Mereka yang kurang mampu dan membutuhkan layanan kesehatan gratis itu cukup berobat di puskesmas di masing-masing wilayahnya.
"Makanya sekarang kita buat sistem rayonisasi dan juga ubah puskesmas kecamatan jadi rumah sakit tipe D. Jadi orang miskin tidak perlu bolak-balik habiskan ongkos karena sudah ada di wilayah mereka sendiri," ujarnya.
Salah satunya dengan menerapkan sistem rayonisasi pelayanan KJS serta membuat puskesmas kecamatan menjadi sebuah rumah sakit tipe D.
"Kita banyak temukan pasien mengaku miskin, tidak mampu tinggal di Pluit tapi masak berobat di Jakarta Selatan. Itu bukan tidak mampu namanya," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Jakarta, Sabtu (9/11/2013).
Menurut Ahok dengan sistem rayoninasi pelayanan KJS di puskesmas kecamatan yang diubah menjadi rumah sakit tipe D, warga miskin tidak perlu bolak-bolak ke rumah sakit.
Mereka yang kurang mampu dan membutuhkan layanan kesehatan gratis itu cukup berobat di puskesmas di masing-masing wilayahnya.
"Makanya sekarang kita buat sistem rayonisasi dan juga ubah puskesmas kecamatan jadi rumah sakit tipe D. Jadi orang miskin tidak perlu bolak-balik habiskan ongkos karena sudah ada di wilayah mereka sendiri," ujarnya.
(ysw)