Pencatat meteran PLN akan gelar mogok lanjutan

Selasa, 05 November 2013 - 14:11 WIB
Pencatat meteran PLN...
Pencatat meteran PLN akan gelar mogok lanjutan
A A A
Sindonews.com - Pegawai kontrak PT Dian Sakti Anhari (DSA) menyiapkan langkah lanjutan, terkait tuntutan agar diangkat pegawai tetap PT PLN. Ancaman mogok massal, bakal jadi opsi untuk memantik reaksi manajemen perusahaan BUMN itu.

“Ada 12 rekomendasi panitia kerja (panja) Komisi IX DPR RI ke Menteri BUMN. Panja memasang target 15 hari terhitung tanggal 22 Oktober lalu, agar menteri BUMN menindaklanjutinya,” kata Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Jawa Tengah, Suharno, Selasa (5/11/2013).

Sebelumnya, ratusan pencatat meteran listrik di bawah koordinasi SBSI mogok kerja, di kantor PLN APJ Surakarta, pada 24 Oktober 2013. Saat ini, SBSI dan pencatat meter menunggu batas akhir rekomendasi panja, perihal tuntutan tersebut. Jika tak direspons positif, aksi mogok massal bakal terulang lagi.

“Kita akan melihat respons Menteri BUMN bagaimana? Kita juga siap melakukan aksi lanjutan,” terangnya.

Dilanjutkan dia, aksi para pegawai outsourcing tidak akan sebatas di Kota Solo saja. Melainkan terkoordinasi juga di daerah lain. SBSI berencana mempertemukan simpul-simpul buruh di Purbalingga, pada akhir bulan ini.

Manajer PLN APJ Surakarta Purwadi memastikan, mogok kerja massal pencatat meter listrik pada 24 Oktober silam tidak sampai berdampak signifikan terhadap kinerja pelayanan ke pelanggan.

Namun jika aksi itu berlanjut, manajemen perusahaan bakal menerapkan penghitungan tagihan listrik berdasarkan pemakaian daya rata-rata pada tiga bulan terakhir. Jumlah pencatat meter di wilayah APJ Surakarta, mencapai 600 orang lebih yang tersebar di 11 rayon.

“Kami mengurungkan kebijakan tagihan dengan menghitungnya rata-rata tiga bulan. Karena dulu itu hanya sehari saja mogoknya, tidak sampai aksinya berlarut-larut,” terangnya.
(san)
Berita Terkait
Menaker Ungkap 3 Langkah...
Menaker Ungkap 3 Langkah Wujudkan Hasil Konferensi Perburuhan Dunia
Dapat Dukungan Nyapres,...
Dapat Dukungan Nyapres, Ganjar Ajak KSPSI Bahas Agenda Perburuhan
Kembali Potong Pajak...
Kembali Potong Pajak Impor, Inggris Kecualikan Pelanggar HAM dan Perburuhan
Jumhur Hidayat Janji...
Jumhur Hidayat Janji Peraturan Perburuhan Dirombak jika Anies-Muhaimin Menang Pilpres
KSPSI ATUC Kirim Delegasi...
KSPSI ATUC Kirim Delegasi ke Sidang Perburuhan Dunia ILC ke-114 di Jenewa
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
1 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
2 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
2 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
2 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
4 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved