PKL Kebayoran Lama gagal ditertibkan

Sabtu, 02 November 2013 - 19:24 WIB
PKL Kebayoran Lama gagal...
PKL Kebayoran Lama gagal ditertibkan
A A A
Sindonews.com - Rencana penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, gagal dilakukan lantaran belum adanya lahan tempat relokasi para pedagang.

"Saya dan Pak Andi (Plt Kadis UMKM DKI) sudah bertemu dengan kuasa lahan itu. Kita lakukan mediasi, dan saat ini masih diproses," kata Wali Kota Jakarta Selatan, Syamsuddin Noor kepada wartawan, Sabtu (2/11/2013).

Syamsuddin mengatakan, pemilik lahan seluas 3.898 meter persegi yang nantinya dijadikan tempat relokasi PKL Kebayoran Lama itu, meminta harga tinggi. Selain itu, persolan tersebut juga terkenala penelitian berkas yang memakan waktu lama.

"Pemilik lahan mintanya Rp6 juta per meter persegi. Lagipula proses penelitian berkas cukup lama, jadi tidak akan terkejar tahun ini," ujarnya.

Ditundanya penataan PKL Pasar Kebayoran Lama juga dibenarkan Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) dan Perdagangan DKI Andi Baso. Ia mengaku telah bertemu dengan wakil dari pemilik lahan yang bertindak sebagai pengelola.

Lahan tersebut sendiri diketahui milik sebuah perusahaan swasta. "Kita mau berhubungan langsung dengan pemiliknya, kalau wakilnya ini hanya pengelola," ungkapnya.

Maka dari itu, lanjut Andi, pihaknya memprediksi penataan PKL di kawasan itu tidak bisa dilakukan pada tahun ini. Karena belum adanya alternatif lain, pedagang di pasar tersebut tetap dibiarkan berdagang dengan kondisi sekarang. "Kecil kemungkinan kalau tahun ini. Walaupun ada anggarannya, tidak semua dulu dibayar," tuturnya.

Menurut Andi, sementara waktu, PKL di kawasan itu ditempatkan di bawah fly over. Sementara yang berdagang di pinggir jalan, dipaksa mundur agar tidak menggangu kepentingan umum. "Belum ada alternatif. Sementara mereka biar tertib di bawah fly over. Sedangkan yang di pinggir jalan harus mundur," jelasnya.

Seperti diketahui, penataan PKL di kawasan Kebayoran Lama sedianya dilaksanakan pada awal November ini. Tercatat ada lebih dari dua ribu pedagang yang sudah terdata dan akan masuk program penataan.
(maf)
Berita Terkait
PKL di Terminal Palakka...
PKL di Terminal Palakka Sampaikan Aspirasi Soal Penggusuran ke DPRD Bone
Tanggapan Sandiaga Uno...
Tanggapan Sandiaga Uno soal Penggusuran PKL di Destinasi Wisata Puncak Bogor
Aksi Korban Penggusuran...
Aksi Korban Penggusuran di Bandung
Aksi Unjuk Rasa Tolak...
Aksi Unjuk Rasa Tolak Penggusuran di Balaikota Jakarta
Syahar Bangunkan Rumah...
Syahar Bangunkan Rumah untuk Warga Sidrap yang Digusur
Pemprov DKI Tertibkan...
Pemprov DKI Tertibkan 25 Kios di Tebet Jaksel
Berita Terkini
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
8 menit yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
15 menit yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
31 menit yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
3 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Militer Israel Akui...
Militer Israel Akui Gagal Hadapi Operasi Badai al-Aqsa 7 Oktober
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved