Dana hibah ke seniman capai Rp4,4 miliar

Jum'at, 01 November 2013 - 16:31 WIB
Dana hibah ke seniman...
Dana hibah ke seniman capai Rp4,4 miliar
A A A
Sindonews.com - Pemberian dana stimulan ke sanggar seni dan kelompok budaya di Kota Solo, Jawa Tengah, senilai Rp4,4 miliar disorot kalangan legislatif. Penerima diminta bisa mandiri serta tidak menggantungkan bantuan itu untuk berkarya.

“Dana APBD ini sifatnya hanya stimulan. Artinya, karya para seniman diharapkan tetap berlanjut tanpa bergantung bantuan dari pemerintah,” kata Anggota Komisi IV DPRD Solo Reny Widyawati, Jumat (1/11/2013).

Tahun ini, APBD mengucurkan dana hibah ke kelompok seniman dan sanggar budaya sebesar Rp4,429 miliar, yang diberikan di APBD murni Rp2,415 miliar dan APBD perubahan Rp2,014 miliar. Dana miliaran rupiah ini tertuju 205 kelompok.

Reny mengklaim kontribusi para seniman ini mulai terlihat melalui event-event yang mengunggah kreasi mereka.

“Terbukti, ini cukup membantu branding Kota Solo. Potensi budaya tiap kelurahan juga dimunculkan, seperti Babad Kepatihan kemarin. Yang terbilang sukses di antaranya parade hadrah, Solo Menari, Ketoprak Balekambang serta keroncong Hamkri yang mulai bergeliat,” lanjut dia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo Widdy Srihanto mengatakan, penerima hibah pada APBD murni sebanyak 116 kelompok diminta mematuhi mekanisme pemberian bantuan bersumber APBD.

Pada pengucuran tahap awal, sebagian penerima belum menuntaskan SPj, dari seharusnya selesai Oktober. Sedangkan 89 kelompok yang bakal menerima bantuan hibah bersumber APBD perubahan ditarget menuntaskan proses pertanggungjawaban maksimal Desember.

“Tanggal 10 nanti, kita akan kumpulkan 89 kelompok seniman dan sanggar terkait syarat mendapatkan bantuan,” kata dia.

Masing-masing kelompok menerima besaran dana bervariasi. Dana stimulan kelompok seni yang diloloskan Disbudpar rata-rata Rp2 juta- Rp7 juta per proposal.

Namun, pengajuan yang langsung ke meja wali kota tercatat jauh lebih besar, yakni Rp40 juta-Rp50 juta per proposal. Seleksi kelompok dilakukan terlebih dulu sebelum pemkot memutuskan menggelontorkan bantuan.

“Dari sanggar yang tercatat sekitar 200 kelompok, yang benar-benar aktif 153. Ini perlu didorong agar semangatnya terlecut,” kata dia.

Menurut Widdy, dukungan pemerintah terhadap kelompok seni bertujuan menghidupkan kearifan lokal sekaligus menjadikan Solo unik dan berbeda dalam kemasan pilar kebudayaan. Di sini, pemkot membuka pasar bisnis produk kelompok tersebut.
(lns)
Berita Terkait
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Napak Jagat Nusantara...
Napak Jagat Nusantara Penampil Utama dalam Gelaran Seni Budaya untuk Meriahkan Rangkaian HUT ke-79 TNI
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
7 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
8 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
8 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
9 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
11 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
12 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved