Batal bertemu Raja Yogyakarta, ABY kecewa
Jum'at, 01 November 2013 - 00:33 WIB
Batal bertemu Raja Yogyakarta, ABY kecewa
A
A
A
Sindonews.com - Puluhan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Yogyakarta (ABY) harus menelan kecewaan. Dalam aksi menolak upah buruh murah yang digelar hari ini, massa gagal berdialog dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X, dan pimpinan DPRD DIY.
Mereka sedianya menggelar orasi di Gedung DPRD DIY sambil mengungkapkan tuntutannya kepada pimpinan legislatif. Jangankan pemimpin legislatif, anggota DPRD saja tidak ada yang menemui massa ABY.
Sekretaris Jenderal (Sekjend) mengatakan, sebelum aksi digelar, sudah menjalin komunikasi dengan pimpinan DPRD maupun anggotanya. "Saya sudah berkomunikasi dengan wakil rakyat. Namun, tidak ada satu di antara mereka yang menemui kami," katanya, Kamis (31/11/2013).
Massa aksi pun melanjutkan longmarch di Kantor Gubernur yang akrab disapa Kepatihan Yogyakarta. Masa aksi juga harus kecewa, keinginan untuk berdialog langsung dengan Sultan batal. Pasalnya, Raja Keraton Yogyakarta ini sedang berada adi Amerika Serikat, untuk mengikuti festival gamelan internasional di Washington, mewakili Indonesia.
Massa aksi tetap masuk di kompleks kepatihan. Massa yang merupakan gabungan dari belasan serikat buruh di DIY ini hanya ditemui Asisten Sekda I Sulistyo dan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Budi Antono.
ABY bersedia dialog dengan dua pejabat Pemda DIY tersebut dengan perwakilan di ruang Sekda. "Jujur saja kecewa. Namun kami dijanjikan bisa berdialog dengan Sultan usai pulang dari Amerika," ungkap Kirnadi.
Mereka sedianya menggelar orasi di Gedung DPRD DIY sambil mengungkapkan tuntutannya kepada pimpinan legislatif. Jangankan pemimpin legislatif, anggota DPRD saja tidak ada yang menemui massa ABY.
Sekretaris Jenderal (Sekjend) mengatakan, sebelum aksi digelar, sudah menjalin komunikasi dengan pimpinan DPRD maupun anggotanya. "Saya sudah berkomunikasi dengan wakil rakyat. Namun, tidak ada satu di antara mereka yang menemui kami," katanya, Kamis (31/11/2013).
Massa aksi pun melanjutkan longmarch di Kantor Gubernur yang akrab disapa Kepatihan Yogyakarta. Masa aksi juga harus kecewa, keinginan untuk berdialog langsung dengan Sultan batal. Pasalnya, Raja Keraton Yogyakarta ini sedang berada adi Amerika Serikat, untuk mengikuti festival gamelan internasional di Washington, mewakili Indonesia.
Massa aksi tetap masuk di kompleks kepatihan. Massa yang merupakan gabungan dari belasan serikat buruh di DIY ini hanya ditemui Asisten Sekda I Sulistyo dan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Budi Antono.
ABY bersedia dialog dengan dua pejabat Pemda DIY tersebut dengan perwakilan di ruang Sekda. "Jujur saja kecewa. Namun kami dijanjikan bisa berdialog dengan Sultan usai pulang dari Amerika," ungkap Kirnadi.
(san)