Gubernur Kaltim masih pertimbangkan usulan UMP

Rabu, 30 Oktober 2013 - 15:27 WIB
Gubernur Kaltim masih...
Gubernur Kaltim masih pertimbangkan usulan UMP
A A A
Sindonews.com - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak mengaku masih mempertimbangkan usulan dari berbagai pihak terkait persoalan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kaltim.

Dia mengatakan usulan tersebut sudah dibahas melalui jalur tripartit oleh Dewan Pengupahan Provinsi (Depeprov) Kaltim beberapa waktu lalu.

Pada rapat pleno Depeprov Kaltim di dalamnya terdapat unsur pemerintah, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan serikat pekerja/buruh.

Dari pertemuan itu ada usulan hasil tripartit yang sudah menetapkan tentang besaran KHL (Kebutuhan Hidup Layak). Kemudian ada usulan dari serikat pekerja dan organisasi buruh yang lain.

“Usulan tersebut tentunya akan saya pertimbangkan. Bahwa pada prinsipnya saya setuju sesuai dengan undang-undang, buruh harus diberi penghasilan yang layak,” kata Awang, Selasa (30/10/2013).

Untuk itu, Awang mengaku selalu mendorong agar pertemuan tersebut menetapkan KHL terlebih dulu. Nantinya, UMP ditetapkan seratus persen dari KHL. Dia meminta agar para buruh bisa bersabar menunggu keputusan dalam beberapa hari ke depan.

Semua usulan akan dipertimbangkan dan diputuskan yang terbaik untuk buruh.

“Besarannya memang belum ditentukan, nantilah pada 1 November akan diketahui keputusannya. Saya akan mengambil keputusan sesuai dengan berbagai pertimbangan yang ada. Jika dulu penentuannya lewat musyawarah dengan buruh, sekarang juga dilakukan secara musyawarah, namun lewat Depeprov,” katanya.

Secara pribadi, Awang Faroek mengatakan dirinya akan memberikan upah buruh yang berkecukupan dan layak. Sama halnya seperti pekerja di media massa. Tidak mungkin wartawan akan bekerja baik jika penghasilan tidak layak.

Sementara itu, terkait usulan Serikat Pekerja Kahutindo yang menginginkan kenaikan UMP sebesar Rp2,8 juta, Awang Faroek memastikan hal itu sudah dibahas secara tripartit di rapat pleno Deperindo, sehingga cukup dibahas pada forum tersebut.

“Tapi yakinlah, saya akan mengambil keputusan terbaik. Tentunya juga melalui pertimbangan-pertimbangan dari sejumlah pimpinan daerah di Kaltim,” pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Tenang! Upah Minimum...
Tenang! Upah Minimum Kabupaten/Kota Tidak Dihapus
Ingat Janji Pemerintah!...
Ingat Janji Pemerintah! Upah Minimum Kabupaten/Kota Tidak Dihapus
Aksi Tolak Upah Minimum...
Aksi Tolak Upah Minimum DIY
Kenaikan Upah Minimum...
Kenaikan Upah Minimum di 35 Kabupaten/Kota di Jateng Bervariasi, Ini Rinciannya
Ribuan Buruh Bekasi...
Ribuan Buruh Bekasi Turun ke Jalan, Sejumlah Kawasan Macet Total
Unjuk Rasa Buruh Surabaya...
Unjuk Rasa Buruh Surabaya Tuntut Kenaikan Upah Minimum
Berita Terkini
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
31 menit yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
1 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
2 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
3 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
6 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
10 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved