Empat jemaah haji Magelang meninggal dunia

Rabu, 23 Oktober 2013 - 17:35 WIB
Empat jemaah haji Magelang...
Empat jemaah haji Magelang meninggal dunia
A A A
Sindonews.com – Empat jamaah haji asal Kabupaten Magelang meninggal dunia di tanah suci. Kementrian Agama Kabupaten Magelang menyatakan meninggalnya keempat jemaah haji itu karena faktor sakit.

Empat jemaah haji tersebut dari kloter enam yaitu Amin asal Kecamatan Secang, Sri Lestari asal Kecamatan Muntilan, Muh Kayid asal Kecamatan Salam, serta Sugiarto asal Srumbung dari kloter tujuh.

Kepala Kementrian Agama Kabupaten Magelang, Khudaifah menuturkan jemaah haji yang meninggal dunia tahun ini total ada lima orang. Namun, satu orang di antaranya sudah meninggal pada saat hendak berangkat dan belum sempat sampai tanah suci.

"Adapun total jemaah haji asal Kabupaten Magelang yang pulang dari Mekah yaitu sebanyak 1.084 orang, terbagi dalam empat kolter yaitu empat, lima, enam, dan tujuh," jelas Khudaifah, Rabu (23/10/2013).

Dia mengungkapkan, jemaah haji dari Kabupaten Magelang sudah kembali ke mulai kloter empat sebanyak 40 orang pada Selasa (22/10). Sedangkan kloter lima sebanyak 370 orang, kloter enam sebanyak 370 orang, dan kloter tujuh sebanyak 307 orang.

"Meski kloter empat, lima dan enam sempat mengalami keterlambatan hingga satu jam saat tiba tapi semuanya selamat dalam keadaan sehat. Keterlambatan dikarenakan masalah teknis perjalanan," jelas Khudaifah.

Kasubbag Bina Mental Setda Kabupaten Magelang, Najmuddin menambahkan, empat orang yang meninggal di Mekah disebabkan karena sakit asma dan jantung.

Menurutnya, meski sempat ada kabar virus corona mengancam para jemaah haji, namun tidak ada satu pun jamaah asal Kabupaten Magelang yang terserang virus tersebut.

"Tidak ada yang kena (virus corona) selama di Mekah," ujarnya.

Terpisah, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Ahmad Rosyidi menjelaskan, satu orang jemaah haji asal Kabupaten Magelang hingga kini masih ada yang tertinggal di Mekah karena sakit.

Jemaah tersebut atas nama Marini Sehat Sumarto, warga Desa Surodadi, Candimulyo dari kloter enam.

"Jemaah yang sakit memang ditinggal dulu di sana untuk dirawat, nanti kalau sudah sembuh pulangnya menyusul," tandasnya.
(lns)
Berita Terkait
Sepuluh Daerah di Indonesia...
Sepuluh Daerah di Indonesia dengan Antrean Haji Tercepat
Tahun Ini Haji Akbar,...
Tahun Ini Haji Akbar, Mengapa dan Apa Alasannya?
3 Terobosan Perdana...
3 Terobosan Perdana Haji 2025: Lebih Terbuka, Terjangkau, Kompetitif
Mengenal 3 Jenis Haji:...
Mengenal 3 Jenis Haji: Ifrad, Tamattu, dan Qiran
Indonesia Dapat Kuota...
Indonesia Dapat Kuota 221.000, Ini Jadwal dan Tahapan Penyelenggaraan Haji 2025
Jadwal Haji Hingga Puncak...
Jadwal Haji Hingga Puncak Haji Tahun 2025
Berita Terkini
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
6 menit yang lalu
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
13 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
14 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
14 jam yang lalu
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
15 jam yang lalu
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
15 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved