Tanah longsor tutup akses Garut-Tasikmalaya

Senin, 21 Oktober 2013 - 14:12 WIB
Tanah longsor tutup...
Tanah longsor tutup akses Garut-Tasikmalaya
A A A
Sindonews.com - Sebuah tebing di Kampung Negla, Desa Sukamaju, Kecamatan Cilawu, Garut, mengalami longsor pada pukul 00.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun material longsoran, di kawasan Bojongloa, sempat menutupi jalan penghubung Garut-Tasikmalaya selama beberapa jam.

Kepala Bagian Informatika Setda Kabupaten Garut Basuki Eko mengatakan, longsoran tanah menutupi jalan sepanjang 25 meter. Selain menutup jalan, longsor juga menyebabkan satu bangunan warung mengalami kerusakan.

“Satu warung ikut rusak, karena tertimpa kayu yang terbawa dalam longsor itu. Tidak ada orang di dalamnya. Kejadian ini juga tidak menimbulkan korban jiwa baik dari warga sekitar atau dari pengguna jalan,” kata Eko, kepada wartawan, Senin (21/10/2013).

Menurut Eko, lokasi longsor berjauhan dari permukiman. Selain itu, kondisi arus lalu lintas di kawasan ini sudah sangat sepi. “Kami langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Binamarga untuk segera memulihkan kondisi jalan dari timbunan material tanah,” terangnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Dikdik Hendrajaya, mengatakan, Dinas Binamarga mengerahkan satu unit loader untuk membersihkan tumpukan tanah di lokasi ini. Jalan pun dapat kembali difungsikan sekira pukul 09.00 WIB. “Arus lalu lintas sudah kembali normal,” katanya.

Dikdik menduga, peristiwa longsor di kawasan ini disebabkan oleh kontur tanah yang labil. Pasalnya, daerah itu sempat diguyur hujan. “Hujan deras sempat melanda daerah itu. Mungkin ini yang menyebabkan tanah di daerah itu longsor,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dia mengimbau agar seluruh pemerintahan tingkat kecamatan di Kabupaten Garut untuk waspada menghadapi musim hujan. Menurutnya, tanah berkontur labil tersebar di beberapa wilayah Garut.

“Garut rawan bencana longsor. Memasuki musim hujan, ancaman longsor harus kita waspadai. Kami harapkan, seluruh muspika di tingkat kecamatan meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait. Tujuannya, agar penanganan bencana dapat dilakukan dengan lebih cepat,” ucapnya.
(san)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
8 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
9 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
9 jam yang lalu
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
10 jam yang lalu
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
10 jam yang lalu
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
11 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved