Suku Tengger rayakan tradisi Karo

Senin, 21 Oktober 2013 - 05:35 WIB
Suku Tengger rayakan...
Suku Tengger rayakan tradisi Karo
A A A
Sindonews.com - Masyarakat Suku Tengger di Gunung Bromo yang bermukim di Brang Kulon (Pasuruan) dan Brang Wetan (Probolinggo) merayakan ritual tradisi Hari Raya Karo. Perayaan Karo (kedua) ini adalah tradisi yang diawali dengan tarian ritual Sodoran, sebagai wujud rasa syukur kepada para leluhur.

Tarian Sodoran ini adalah ritual suci yang melambangkan pertemuan dua bibit manusia yakni laki-laki dan perempuan yang mengawali kehidupan di alam semesta. Pertemuan dua manusia yakni Joko Seger dan Lara Anteng inilah yang dipercaya sebagai cikal bakal tumbuhnya masyarakat Tengger.

Simbol tarian Sodoran yang hanya dipertunjukkan pada Hari Raya Karo ini ditandai dengan sebuah tongkat bambu berserabut kelapa yang di dalamnya terdapat biji-bijian palawija. Di kalangan masyarakat suku Tengger, biji-bijian yang dipecahkan dari dalam tongkat ini dipercaya akan memberikan rejeki keturunan bagi pasangan keluarga yang belum memiliki anak.

"Perayaan Karo ini merupakan tradisi masyarakat Tengger untuk memuliaakan tradisi leluhur. Tradisi ini juga sebagai wujud syukur terhadap para leluhur masyarakat Tengger," kata Trisno Sudigdo, tokoh masyarakat Suku Tengger.

Seusai mengawali perayaan Karo dengan ritual Sodoran, akan dilanjutkan dengan upacara Santi untuk memuliakan para leluhur. Sebagai bentuk kesatuan adat, masyarakat Tengger berkewajiban melakukan unjung-unjung (anjang sana) kepada kerabat dan sanak saudara.

"Selama perayaan Karo, para dukun Suku Tengger akan melayani warganya dari rumah ke rumah. Para dukun adat ini akan memimpin doa-doa yang dipanjatkan warga Suku Tengger," kata Trisno Sudigdo.

Pada kesempatan tersebut, sejumlah tokoh yang hadir dikukuhkan sebagai warga kehormatan Suku Tengger. Mereka diantaranya adalah anggota Komisi X DPR RI, Harbiyah Salahudin dan sejumlah pejabat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)

Ratna Suranti, Direktur Pencitraan Kemenparekraf mengungkapkan rasa bangganya terhadap budaya masyarakat Suku Tengger yang masih terus terjaga. Ia yang telah dikukuhkan sebagai warga kehormatan menyatakan akan berbuat sesuatu bagi kelangsungan budaya Suku Tengger.

"Kebudayaan suku Tengger ini harus terus dilestarikan. Secara institusi, kami tentu akan melakukan sesuatu yang lebih baik sehingga akan berguna bagi masyarakat Suku Tengger," kata Ratna Suranti.
(lns)
Berita Terkait
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Napak Jagat Nusantara...
Napak Jagat Nusantara Penampil Utama dalam Gelaran Seni Budaya untuk Meriahkan Rangkaian HUT ke-79 TNI
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Berita Terkini
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
1 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
7 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
8 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
8 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
8 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
8 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Muslim yang...
5 Negara Muslim yang Memiliki Sistem dan Tradisi Wajib Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved