Semenit telat mengajar, haram bagi Suardi terima gaji

Jum'at, 18 Oktober 2013 - 15:37 WIB
Semenit telat mengajar,...
Semenit telat mengajar, haram bagi Suardi terima gaji
A A A
Sindonews.com - Suardi, guru Sekolah Dasar (SD) Inpres 6.80 Ulaweng Riaja, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan yang ditembak mati petugas kepolisian dari Detasemen Khusus 88, karena diduga teroris semasa hidupnya dikenal sebagai orang yang memegang prinsip dan idealis.

Di sekolah, Pak Guru ini juga tidak pernah menunjukkan sikap aneh. Dia merupakan alumni sekolah tinggi keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Bone yang sebelumnya mengenyam pendidikan pada sekolah pendidikan guru di Kabupaten Bone.

Setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi, Suardi yang lahir pada 7 Mei 1968 ini langsung menjadi tenaga honorer di SD Inpres 6.80 Ulaweng Riaja hingga menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 2007.

Dua tahun setelah menjadi PNS, Suardi mulai menampakkan perubahan. Dia mulai malas mengajar, bahkan jarang ke sekolah. Padahal, awal masuknya sebagai tenaga honorer, Suardi dikenal ramah dan baik pada rekan-rekannya.

Perubahan sikap Suardi tampak ketika dia mulai coba menutup diri. Puncaknya terjadi pada akhir Desember 2012. Dia menyatakan pengunduran dirinya sebagai tenaga pengajar dengan alasan tidak mau memakan uang haram.

Alasan Suardi ini kontan mengagetkan pihak sekolah. Menurut Kepala SD Inpres 6.80 Ulaweng Riaja Abdul Salam, uang haram yang dimaksud Suardi adalah menerima gaji penuh, namun suka terlambat mengajar.

Baginya terduga teroris ini, terlambat semenit saja mengajar, seorang guru tidak berhak digaji. Sedang jika tetap menerima gaji, berarti gaji yang diterima itu adalah uang haram.
(san)
Berita Terkait
Mabes Polri Diserang...
Mabes Polri Diserang Teroris, Densus 88 Anti Teror Ringkus Habib Warga Kabupaten Bandung
Densus 88 Tangkap 59...
Densus 88 Tangkap 59 Tersangka Teroris
16 Tersangka Teroris...
16 Tersangka Teroris Ditangkap di Sumbar, BNPT: NII Harus Diwaspadai
Penangkapan Terduga...
Penangkapan Terduga Teroris di Medan
Pasca Penangkapan Terduga...
Pasca Penangkapan Terduga Teroris, Kapolda Pastikan Situasi Babel Kondusif
KAI Buka Suara Terkait...
KAI Buka Suara Terkait Penangkapan Satu Pegawai Terduga Teroris
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved