Tahanan ancam pendemo yang rusuh di PN Solo

Kamis, 17 Oktober 2013 - 15:40 WIB
Tahanan ancam pendemo...
Tahanan ancam pendemo yang rusuh di PN Solo
A A A
Sindonews.com - Ratusan orang dari Aliansi Masyarakat Penabung Surakarta (AMPS) menghadang rombongan Timwas Bank Century DPR, di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta, Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Jawa Tengah.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sambil membawa puluhan poster dan spanduk, massa memblokade pintu masuk gedung pengadilan. Mereka hendak men-sweeping Timwas Bank Century yang datang ke pengadilan.

Sambil berorasi menolak kedatangan Timwas Bank Century, massa mencoba masuk ke gedung pengadilan. Namun usaha mereka dihadang barikade petugas polisi. Sempat terjadi aksi saling dorong massa dengan polisi.

Menghadapi massa yang brutal, petugas Kepolisian menutup pintu gerbang PN. Langkah itu semakin memancing emosi massa dan mencoba mendobrak pintu tersebut. Namun upaya tersebut gagal, sehingga massa memilih bertahan di depan pintu masuk PN.

Sementara itu di dalam Gedung PN, dua anggota Timwas Bank Century, Fahri Hamzah dan Chandra Tirta Wijaya, yang masuk melalui pintu samping, melakukan pertemuan tertutup dengan Ketua PN Surakarta, Herman H Hutapea, dan para hakim.

Sebelumnya, Fahri Hamzah mengatakan kedatangannya ke PN Surakarta, untuk menanyakan sejauh mana pelaksanaan putusan Bank Century dilaksanakan.

"Kita hanya ingin menanyakan sejauh mana putusan PN telah dilaksanakan," jelasnya singkat di Rumah Dinas Wali Kota Solo, Lodji Gandrung, Solo, Kamis (17/10/2013).

Aksi tersebut sempat mengganggu jalannya persidangan. Bahkan para tahanan yang akan menjalani sidang, sempat membalas teriakan salah satu perwakilan AMPS.

"Bisa diam tidak itu. Ini mau sidang. Jangan teriak-teriak. Tak bubarkan nanti," teriak tahanan tersebut kepada para pengunjuk rasa sebelum akhirnya tahanan tersebut dibawa ke ruang persidangan.

Baca juga: Tak terima Timwas Century datang, AMPS & polisi bentrok

Baca berita lengkap : Kasus Bank Century
(rsa)
Berita Terkait
Demonstrasi (Unjuk Rasa)...
Demonstrasi (Unjuk Rasa) Empatik
Ada Demo Kawal Keputusan...
Ada Demo Kawal Keputusan MK, Masyarakat Diimbau Hindari Jalan Ini
AS Nyatakan Dukung Demonstrasi...
AS Nyatakan Dukung Demonstrasi Warga Lebanon
Aksi Demonstrasi di...
Aksi Demonstrasi di Iran Makan Korban
Gak Cuma Indonesia,...
Gak Cuma Indonesia, Demo Besar saat Pandemi Juga Terjadi di Negara Asia Tenggara Lainnya
47 Orang Tewas dalam...
47 Orang Tewas dalam Demonstrasi Berdarah di Peru
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
4 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved