Hutan pegunungan Arjuno-Ringgit terbakar

Rabu, 16 Oktober 2013 - 21:03 WIB
Hutan pegunungan Arjuno-Ringgit...
Hutan pegunungan Arjuno-Ringgit terbakar
A A A
Sindonews.com - Kebakaran hutan di kawasan pegunungan Arjuno-Ringgit dan kawasan pegunungan Penanggungan kembali terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan.

Kebakaran hutan di kawasan pegunungan Arjuno-Ringgit diperkirakan mencapai luasan 11 hektare. Sementara dikawasan pegunungan Penanggungan mencapai luasan 4 hektare.

Api yang membakar di dua titik yakni Putuk Lesung Gunung Arjuno dan Indrokilo Gunung Ringgit terjadi sejak Selasa sore. Sementara di Gunung Penanggungan terjadi dipetak 20 Perhutani mendekati areal Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).

Menurut Dardiri, Sekretaris Kelompok Tani Taman Hutan Raya (KTT Tahura) Prigen, Kabupaten Pasuruan, titik api diketahui membakar kawasan hutan di Putuk Lesung.

Bersama warga setempat dan petugas pengamanan hutan Tahura, upaya pemadaman dilakukan untuk melokalisir kebakaran agar tidak meluas ke kawasan lainnya.

"Upaya pemadaman api dilakukan dengan alat seadanya menggunakan gebyok dan ranting pohon. Petugas juga melokalisir agar api tidak merambat kekawasan hutan lainnya," kata Dardiri.

Kasi Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo, wilayah Malang Pasuruan, Gatot Sundoro, mensinyalir, penyebab kebakaran tersebut terjadi akibat bekas pembakaran arang warga sekitar hutan.

Para pembuat arang ini kurang memahami pekerjaannya yang berpotensi menimbulkan bencana kebakaran.

"Kami menemukan sejumlah peralatan untuk membuat arang di sekitar lokasi kebakaran. Mereka meninggalkan lokasi pembakaran tanpa memastikan api benar-benar padam," kata Gatot Sundoro.

Menurut Gatot, para pembuat arang biasanya masuk ke kawasan hutan pada malam hari. Namun seusai membuat arang, mereka langsung meninggalkan tempat tanpa mempedulikan bekas pembakarannya.

Sebagian besar hutan dikawasan Gunung Arjuna dan Gunung Ringgit ditumbuhi pohon jenis Cemara Gunung, Kesek, Akasia dan Suren. Pohon tersebut ditebangi, kemudian dimasukan ke dalam sebuah lubang dan dibakar hingga menjadi arang.

"Kami sudah sering melakukan sosialisasi kepada masayarakat di sekitar Gunung Arjuna dan Gunung Ringgit akan bahayanya membuat arang di kawasan hutan," ujarnya.
(lns)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
12 jam yang lalu
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
13 jam yang lalu
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
18 jam yang lalu
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
19 jam yang lalu
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
21 jam yang lalu
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
23 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved