Masalah ini bikin Jokowi-Ahok jelimet

Kamis, 17 Oktober 2013 - 06:05 WIB
Masalah ini bikin Jokowi-Ahok...
Masalah ini bikin Jokowi-Ahok jelimet
A A A
Sindonews.com - Meskipun mempunyai catatan positif dalam kepemimpinan selama setahun terakhir, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo-Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama ternyata mempunyai sedikit kekurangan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Kekurangan itu dikarenakan belum mampunya mantan Wali Kota Solo itu bersama dengan wakilnya Basuki Purnama menjalankan program mikro yang sudah menjadi penyakit di kota Jakarta sejak dahulu.

Pengamat perkotaan Yayat Supriatna mengungkapkan, selama ini untuk masalah masalah yang besar seperti masalah banjir dan macet, masih belum ditemukan solusi yang tepat untuk mengatasinya.

"Inisiasi ini banyak dilakukan pada membangun pondasi dasarnya. Seharusnya pada tahapan ini bukan lagi pondasinya. Ini seharusnya sudah lama dilakukan semenjak mantan Gubernur Sutiyoso mengelontorkan berbagai ide tranportasi massal pada tahun 2010," kata Yayat saat berbincang dengan Sindonews, Rabu 16 Oktober 2013.

Karena itu, lanjutnya, seharusnya era pemerintahan Jokowi-Ahok sudah berada pada tahap pelaksanaan dan cenderung selesai. Namun, pada kenyataannya saat ini Pemda masih sibuk untuk menjalankan pola dasar pelaksanaan program seperti MRT, ERP, dan program mikro lainnya.

"Dalam kepemimpinan 5 tahun sebelum Jokowi ada stagnasi pembangunan transportasi publik. Jadi seharusnya dalam masa Jokowi bukan lagi merintis," tegasnya.

Yayat juga mengatakan, apa yang sudah dilakukan Jokowi saat ini sebenarnya merupakan sebuah keberanian. Hal itu karena apa yang sudah direncanakan semua dapat dilakukannya.

"Bahkan banyak ide besar yang sudah disampaikan tapi dalam implementasinya belum dapat dia realisasikan karena mungkin banyak pertimbangan teknis," tukasnya.

Selain itu, tambahnya, program skala besar itu belum sepenuhnya dirasakan masyarakat karena membutuhkan jangka waktu lebih lama. Sedangkan, saat ini mereka diketahui masih bekerja satu tahun.

"Karena ada program yang tidak bisa dilakukan satu tahun dan harus dilakukan dalam jangka waktu lima tahun atau lebih. Karena itu program jangka panjang," tandasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
Ahok Kebanjiran Pertanyaan...
Ahok Kebanjiran Pertanyaan Soal Apikasi Jangkau Besutannya
Kaesang soal Ahok Mundur...
Kaesang soal Ahok Mundur dari Komut: Dari TKN Banyak Kok
Berita Terkini
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
3 menit yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
35 menit yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
42 menit yang lalu
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
2 jam yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
2 jam yang lalu
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
8 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved