MUI hargai perbedaan Toriqot Nahsabandiyah Kholidiyah

Rabu, 16 Oktober 2013 - 12:36 WIB
MUI hargai perbedaan...
MUI hargai perbedaan Toriqot Nahsabandiyah Kholidiyah
A A A
Sindonews.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menilai, pelaksanaan salat Idul Adha yang berbeda dari umat Muslim lainnya, masih dalam taraf berbedaan yang bisa di tolerir.

"Pelaksanaan yang salat Ied yang dilakukan oleh jamaah Toriqot Nahsabandiyah Kholidiyah Al Aliyah masih dalam kerangka bisa ditolerir," ujar Sekretaris MUI Jatim M Yunus, kepada wartawan, Rabu (16/10/2013).

Ditambahkan dia, pihaknya akan melakukan komukasi dengan tarekat tersebut untuk mengetahui secara teknis bagaimana penentuannya hingga bisa berbeda.

Dia menjelaskan, dalam penentuan awal Ramadan, Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha, berlaku dua metode, yakni Rukyatul Hilal (Melihat bulan) dan Hisab (metode perhitungan).

Meski demikian, dengan menggunakan metode tersebut tak jarang ormas Muhammadiyah dan Nahdhotul Ulama (NU) sering berbeda dalam penentuan awal Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

"Masyarakat Indonesia sudah dewasa dalam menyikapi perbedaan. Sehingga, dengan perbedaan itu, tidak akan memicu perpecahan. Kami akan komunikasi dengan tarekat tersebut. Untuk persoalan ini masih dalam tahap yang bisa ditolelir," terangnya.

Ditambahkan dia, ormas-ormas Islam punya komitmen dalam penentuan hari raya. Perbedaan yang tidak bisa ditolelir adalah dalam tahapan akidah. Jika sudah masuk wilayah ini, harus ada garis tegas untuk perbedaan tersebut.

Yunus juga mengaku tidak mengetahui metode apa yang digunakan oleh jamaah Toriqot Nahsabandiyah Kholidiyah Al Aliyah. Jika ada yang mengatakan mereka menggunakan penanggalan Jawa, MUI akan menyelidikki secara teknis.

"Kalau menggunakan penanggalan Jawa, saya tidak tahu. Sebab sejauh ini yang digunakan oleh umat Islam adalah metode rukyah dan hisab," tukasnya.
(san)
Berita Terkait
Cerita Faiz Arsyad,...
Cerita Faiz Arsyad, Mahasiswa Indonesia yang Pertama Kali Rayakan Idul Adha di Rusia
Hari Raya Idul Adha,...
Hari Raya Idul Adha, Ustaz Najmi Umar Bakkar : Jangan Ragu Bahwa Allah Itu Ada
Haedar Nashir: Inti...
Haedar Nashir: Inti dari Idul Adha Adalah Jiwa dan Semangat Berbagi
27 Ucapan Selamat Idul...
27 Ucapan Selamat Idul Adha 2024 untuk Teman, Bisa Jadi Referensi Berbagi Pesan
Rayakan Idul Adha, J99...
Rayakan Idul Adha, J99 Salurkan Puluhan Hewan Kurban ke Enam Kota
Tarekat Tajjul Khalwatiyah...
Tarekat Tajjul Khalwatiyah Gowa Salat Idul Adha Hari Ini
Berita Terkini
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
31 menit yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
38 menit yang lalu
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
2 jam yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
2 jam yang lalu
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
8 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
13 jam yang lalu
Infografis
Fatwa MUI: Salam Lintas...
Fatwa MUI: Salam Lintas Agama Bukanlah Makna Toleransi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved