Ternak di Majalengka aman untuk kurban

Sabtu, 12 Oktober 2013 - 18:24 WIB
Ternak di Majalengka...
Ternak di Majalengka aman untuk kurban
A A A
Sindonews.com - Menjelang hari raya Idul Adha, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka, Jawa Barat (Jabar), mulai gencar melakukan pengawasan terhadap ternak yang akan dijadikan kurban.

Hal tersebut untuk memastikan laik atau tidaknya ternak yang ada di Kabupaten Majalengka untuk dijadikan hewan kurban.

Terhitung sejak beberapa hari yang lalu, Pemkab Majalengka melalui Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Peternakan (Dishutbunak) mulai melakukan pemeriksanaan ke sejumlah pedagang hewan ternak, baik yang ada di pasar maupun di jual di pinggir jalan.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, hingga Sabtu (12/10/2013), belum ditemukan adanya ternak yang bermasalah dari segi kesehatan.

“Belum ditemukan adanya ternak baik kambing maupun sapi yang menderita penyakit berbahaya. Untuk pemeriksaan ke lapangan sendiri, akan dilakukan hingga Senin (14/10) lusa,” kata Kasi Kesehatan Hewan, Dishutbunak, drh Siti Nurini.

Dijelaskan dia, selain dilakukan sebelum penyembelihan, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan pada hari H idul adha mendatang. Dalam pemeriksaan pada hari H mendatang, jelas dia, lebih difokuskan pada daging dari hewan kurban tersebut.

“Ada dua gelombang dalam pemeriksaan ini. Yang pertama sekarang, dan nanti pada saat penyembelihan. Untuk pemeriksaan sebelum hari H, difokuskan kepada fisik dari hewan tersebut. Adapun setelah penyembelihan, untuk memastikan daging kurban itu steril atau tidak. Biasanya di bagian hati yang sering ada masalah,” jelas dia.

“Pada pelaksanaannya, dibagi menjadi beberapa tim. Ini agar bisa menjangkau ke daerah-daerah di Kabupaten Majalengka ini,” lanjut dia.

Dijelaskan dia, kendati dalam pemeriksaan tersebut tidak ditemukan hewan yang menderita penyakit, namun masih ditemukan sejumlah hewan kurban yang dijual di pasaran dinilai belum memenuhi umur untuk kurban. Disebutkan dia, di lapangan ditemukan sapi yang kurang dari 2 tahun di jual untuk kurban.

“Karena syaratnya kan selain sehat, juga hewan yang boleh dikurbankan itu harus sudah berumur. Ternyata di lapangan masih ada sapi yang di bawah dua tahun. Ini diketahui dari gigi hewan itu,” jelas dia.
(rsa)
Berita Terkait
Cerita Faiz Arsyad,...
Cerita Faiz Arsyad, Mahasiswa Indonesia yang Pertama Kali Rayakan Idul Adha di Rusia
Hari Raya Idul Adha,...
Hari Raya Idul Adha, Ustaz Najmi Umar Bakkar : Jangan Ragu Bahwa Allah Itu Ada
Haedar Nashir: Inti...
Haedar Nashir: Inti dari Idul Adha Adalah Jiwa dan Semangat Berbagi
27 Ucapan Selamat Idul...
27 Ucapan Selamat Idul Adha 2024 untuk Teman, Bisa Jadi Referensi Berbagi Pesan
Rayakan Idul Adha, J99...
Rayakan Idul Adha, J99 Salurkan Puluhan Hewan Kurban ke Enam Kota
Tarekat Tajjul Khalwatiyah...
Tarekat Tajjul Khalwatiyah Gowa Salat Idul Adha Hari Ini
Berita Terkini
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 menit yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
9 menit yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
15 menit yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
25 menit yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
35 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved