Tes urine dadakan di Polres Tulungagung

Sabtu, 12 Oktober 2013 - 00:45 WIB
Tes urine dadakan di...
Tes urine dadakan di Polres Tulungagung
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 110 personil kepolisian Resor Tulungagung secara mendadak diminta menjalani tes air kencing (urine).

Permintaan tiba-tiba itu dilakukan di tengah kegiatan latihan baris berbaris (PBB).

Akibatnya tidak sedikit anggota yang merasa terkejut. Dari pengambilan 110 sampel, satu sampel urine terindikasi mengandung narkoba.

"Ini tes awal. Dan adanya indikasi perlu dilakukan pemeriksaan lagi, "ujar Wakapolres Tulungagung Komisaris Polisi Indra Lutrianto Amstono kepada wartawan, Jumat (11/10/2013).

Tes yang dilakukan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) dan internal Polres Tulungagung menggunakan peralatan khusus speedy test.

Secara medis, piranti yang ada mampu mendeteksi lima kandungan zat narkoba seperti ekstasi, ganja, sabu, morfin dan bensodiazebin.

Secara tekhnis, satu persatu anggota diminta menyerahkan contoh air seni. Seperti diketahui, tes urine digelar secara terbuka di halaman mapolres.

"Selain speedy test, pemeriksaan urine juga menggunakan alat rapid diagnosis test, "jelasnya.

Menurut Indra, tes urine yang rencananya dilakukan secara berkala tersebut bertujuan membersihkan lingkungan Polri dari pengaruh jahat narkoba.

Karenanya, pemilik urine yang terindikasi mengandung zat adiktif itu langsung menjalani pemeriksaan secara khusus.

"Kita ingin melakukan penertiban di lingkungan internal. Sebelum menangkap pelaku narkoba tentunya kita harus bersih dari narkoba, "pungkasnya.

Menanggapi hal itu Koordinator LSM Pusat Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Tulungagung Imam Ma'ruf berharap hasil tes urine bisa membawa implikasi positif.

Artinya hasil tes narkoba bisa dibuka ke khalayak dan siapapun yang positif mengidap narkoba harus diperlakukan sesuai prosedur yang berlaku.

"Jika hal itu dilakukan secara benar dan transparan, tentunya akan mengembalikan kepercayaan masyarakat ke aparat," ujarnya.
(lns)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
32 menit yang lalu
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
56 menit yang lalu
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
1 jam yang lalu
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
1 jam yang lalu
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
2 jam yang lalu
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
2 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved