Komplotan pembunuh Holly sewa apartemen Rp21,5 juta
Jum'at, 11 Oktober 2013 - 15:38 WIB
Komplotan pembunuh Holly sewa apartemen Rp21,5 juta
A
A
A
Sindonews.com - Komplotan pelaku pembunuhan Holly Angela Hayu (37) merencanakan persiapan yang matang dan logistik yang memadai. Karena untuk sewa kamar apartemen di lantai enam saja, mereka sudah memebayar lunas sebesar Rp21,5 juta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya KombesPol Rikwanto mengungkapkan, para pelaku yakni El Riski Yudhistira, L, S dan R (DPO) sudah menyewa satu kamar di lantai 6 apartemen Kalibata City sejak bulan Agustus.
"Para pelaku sudah menyewa kamar di lantai 6 sejak bulan Agustus untuk enam bulan ke depan seharga Rp21,5 juta (sudah dibayar lunas)," kata Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (11/10/2013).
Dia menjelaskan untuk melancarkan aksinya agar tidak timbul kecurigaan para penghuni apartemen, para keempat pelaku ini menyamar menjadi musisi dengan sering membawa peti yang digunakan untuk menyimpan alat musik.
"Jadi mereka memang sering naik turun, berkeliaran di lingkungan sana dengan menenteng-nenteng peti alat musik. Jadi suatu saat peti tersebut mereka bawa untuk mengangkut mayat Holly, tidak ada yang curiga," tukasnya.
Baca juga: Polisi duga ada yang "order" bunuh Holly
Kabid Humas Polda Metro Jaya KombesPol Rikwanto mengungkapkan, para pelaku yakni El Riski Yudhistira, L, S dan R (DPO) sudah menyewa satu kamar di lantai 6 apartemen Kalibata City sejak bulan Agustus.
"Para pelaku sudah menyewa kamar di lantai 6 sejak bulan Agustus untuk enam bulan ke depan seharga Rp21,5 juta (sudah dibayar lunas)," kata Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (11/10/2013).
Dia menjelaskan untuk melancarkan aksinya agar tidak timbul kecurigaan para penghuni apartemen, para keempat pelaku ini menyamar menjadi musisi dengan sering membawa peti yang digunakan untuk menyimpan alat musik.
"Jadi mereka memang sering naik turun, berkeliaran di lingkungan sana dengan menenteng-nenteng peti alat musik. Jadi suatu saat peti tersebut mereka bawa untuk mengangkut mayat Holly, tidak ada yang curiga," tukasnya.
Baca juga: Polisi duga ada yang "order" bunuh Holly
(ysw)