Jika kondisi membaik, mulut Ginan baru direkonstruksi
Kamis, 10 Oktober 2013 - 13:50 WIB
Jika kondisi membaik, mulut Ginan baru direkonstruksi
A
A
A
Sindonews.com - Tim dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) masih belum bisa memastikan kapan Ginan Septian Nugraha akan menjalani operasi rekonstruksi mulut.
Tim dokter masih memantau perkembangan Ginan secara intensif sebelum memutuskan kapan rekonstruksi dilakukan.
"Belum ditentukan kapan (rekonstruksinya). Kita lihat dulu kondisinya," ujar Direktur RSHS, Bayu Wahyudi, di RSHS, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/10/2013).
Menurutnya, tim dokter perlu waktu untuk menentukan kapan Ginan dioperasi. Berbagai pertimbangan pun harus diambil secara matang.
Kondisi Ginan sendiri sejauh ini cukup stabil. Luka bekas operasi pemisahan parasit di mulut Ginan pun mulai pulih. "Luka bekas operasi di mulutnya mulai kering," ungkapnya.
Untuk rekonstruksi nanti, Bayu mengatakan ada sejumlah dokter ahli yang akan menangani Ginan. Melalui operasi, mulut Ginan diharapkan lebih baik, minimal mendekati normal.
"Untuk rekonstruksi mulut, dokter kita sudah punya pengalaman. Ini hampir mirip dengan bibir sumbing, tapi di bagian dalam (mulut)," jelas Bayu.
Hingga kini,mulut Ginan masih belum bisa tertutup setelah dioperasi. Refleks menghisapnya pun belum bagus sehingga makanan terpaksa disalurkan melalui alat bantu. "Tapi secara umum kondisinya bagus," tandas Bayu.
Tim dokter masih memantau perkembangan Ginan secara intensif sebelum memutuskan kapan rekonstruksi dilakukan.
"Belum ditentukan kapan (rekonstruksinya). Kita lihat dulu kondisinya," ujar Direktur RSHS, Bayu Wahyudi, di RSHS, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/10/2013).
Menurutnya, tim dokter perlu waktu untuk menentukan kapan Ginan dioperasi. Berbagai pertimbangan pun harus diambil secara matang.
Kondisi Ginan sendiri sejauh ini cukup stabil. Luka bekas operasi pemisahan parasit di mulut Ginan pun mulai pulih. "Luka bekas operasi di mulutnya mulai kering," ungkapnya.
Untuk rekonstruksi nanti, Bayu mengatakan ada sejumlah dokter ahli yang akan menangani Ginan. Melalui operasi, mulut Ginan diharapkan lebih baik, minimal mendekati normal.
"Untuk rekonstruksi mulut, dokter kita sudah punya pengalaman. Ini hampir mirip dengan bibir sumbing, tapi di bagian dalam (mulut)," jelas Bayu.
Hingga kini,mulut Ginan masih belum bisa tertutup setelah dioperasi. Refleks menghisapnya pun belum bagus sehingga makanan terpaksa disalurkan melalui alat bantu. "Tapi secara umum kondisinya bagus," tandas Bayu.
(rsa)