Pembangunan 3 Rusunawa ditargetkan rampung akhir 2014
Rabu, 09 Oktober 2013 - 23:39 WIB
Pembangunan 3 Rusunawa ditargetkan rampung akhir 2014
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah proyek pembangunan Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa) di Jakarta Barat siap dihuni akhir 2014 mendatang. Pasalnya, segala persiapan untuk pembangunan rusun tersebut sudah rampung.
Kepala Bidang Perencanaan Teknis Dinas Perumahaan Provinsi DKI Jakarta, Triyanto mengatakan, tiga pembangunan Rusunawa di Jakarta Barat saat ini sudah memasuki tahap pembangunan. Ketiga rusunawa tersebut adalah Rusunawa Angke, Rusunawa Daan Mogot, dan Rusunawa KS.
"Segala persiapan dari mulai proses lelang, perencanaan dan desain sudah rampung. Kami tergetkan akhir 2014 selesai semua proses pembangunan," kata Triyanto, Rabu (9/10/2013).
Triyanto menjelaskan, untuk pembangunan Rusun Angke, nantinya akan dibangun tiga blok rusun berlantai 16, dengan jumlah hunian 549 unit, bertipe 30.
Setiap unit nantinya akan mempunyai dua kamar tidur, dapur, kamar mandi, dan balkon. Pastinya rusunawa baru nanti akan lebih manusiawi daripada yang ada sebelumnya.
Menurut Triyanto, pelaksaan pengerjaan peremajaan bangunan ini akan memakan waktu 17 bulan, dimulai September 2013 hingga November 2014.
"Peruntukan Rusunawa Angke untuk warga rusun sebelumnya. Habis Idul Adha rencana akan ada pemancangan tiang pertama, pertanda dimulainya pembangunan," jelasnya.
Sedangkan untuk rusun Daan Mogot KM 14, kata Triyanto, tanah di Daan Mogot seluas 17,68 hektare itu nantinya terdapat tiga Daerah Perencanaan (DP).
DP satu seluas 2,06 hektare nantinya akan dipergunakan untuk fasos fasum dan pembangunan masjid. Sedangkan untuk DP dua dengan luas 12,23 hektare, dipergunakan untuk rusun menengah serta apartemen sewa dan DP tiga dengan luas 3,3 hektare akan dibangun rusun 8 blok sebanyak 640 unit type 30 m2 dengan tinggi enam lantai.
"Untuk rusunawa di Daan Mogot ini nantinya dikhususkan untuk warga yang terkena penggusuran terkait normalisasi kali dan waduk," katanya.
Sementara untuk rusunawa KS Tubun, Triyanto menjelaskan, jika saat ini masih dilakukan proses lelang terkait pelaksana pembangunan rusunawa. Rusunawa yang akan berdiri di atas lahan seluas 1,3 hektare, kata Trianto, nantinya akan diperuntukkan bagi warga yang tinggal di sekitar tempat tersebut, khususnya para pekerja tekstil.
"Nanti di KS tubun ini akan dibangun sebanyak 530 unit," katanya.
Kepala Bidang Perencanaan Teknis Dinas Perumahaan Provinsi DKI Jakarta, Triyanto mengatakan, tiga pembangunan Rusunawa di Jakarta Barat saat ini sudah memasuki tahap pembangunan. Ketiga rusunawa tersebut adalah Rusunawa Angke, Rusunawa Daan Mogot, dan Rusunawa KS.
"Segala persiapan dari mulai proses lelang, perencanaan dan desain sudah rampung. Kami tergetkan akhir 2014 selesai semua proses pembangunan," kata Triyanto, Rabu (9/10/2013).
Triyanto menjelaskan, untuk pembangunan Rusun Angke, nantinya akan dibangun tiga blok rusun berlantai 16, dengan jumlah hunian 549 unit, bertipe 30.
Setiap unit nantinya akan mempunyai dua kamar tidur, dapur, kamar mandi, dan balkon. Pastinya rusunawa baru nanti akan lebih manusiawi daripada yang ada sebelumnya.
Menurut Triyanto, pelaksaan pengerjaan peremajaan bangunan ini akan memakan waktu 17 bulan, dimulai September 2013 hingga November 2014.
"Peruntukan Rusunawa Angke untuk warga rusun sebelumnya. Habis Idul Adha rencana akan ada pemancangan tiang pertama, pertanda dimulainya pembangunan," jelasnya.
Sedangkan untuk rusun Daan Mogot KM 14, kata Triyanto, tanah di Daan Mogot seluas 17,68 hektare itu nantinya terdapat tiga Daerah Perencanaan (DP).
DP satu seluas 2,06 hektare nantinya akan dipergunakan untuk fasos fasum dan pembangunan masjid. Sedangkan untuk DP dua dengan luas 12,23 hektare, dipergunakan untuk rusun menengah serta apartemen sewa dan DP tiga dengan luas 3,3 hektare akan dibangun rusun 8 blok sebanyak 640 unit type 30 m2 dengan tinggi enam lantai.
"Untuk rusunawa di Daan Mogot ini nantinya dikhususkan untuk warga yang terkena penggusuran terkait normalisasi kali dan waduk," katanya.
Sementara untuk rusunawa KS Tubun, Triyanto menjelaskan, jika saat ini masih dilakukan proses lelang terkait pelaksana pembangunan rusunawa. Rusunawa yang akan berdiri di atas lahan seluas 1,3 hektare, kata Trianto, nantinya akan diperuntukkan bagi warga yang tinggal di sekitar tempat tersebut, khususnya para pekerja tekstil.
"Nanti di KS tubun ini akan dibangun sebanyak 530 unit," katanya.
(ysw)