Banyak hewan kurban di Karanganyar tidak layak jual

Rabu, 09 Oktober 2013 - 12:24 WIB
Banyak hewan kurban...
Banyak hewan kurban di Karanganyar tidak layak jual
A A A
Sindonews.com - Untuk mencegah peredaran hewan kurban yang tidak layak jual, Petugas Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) melakukan razia dan pemeriksaan terhadap sejumlah hewan kurban di Karanganyar, Jawa Tengah.

Hasilnya sungguh mengejutkan. Ditemukan puluhan hewan kurban yang dijual di sejumlah lokasi Karanganyar teridentifikasi belum layak untuk disembelih.

Petugas menemukan sejumlah hewan kurban dari segi umur belum layak untuk dijual, selain itu juga ditemukan adanya hewan kurban yang mengalami radang mata akibat perjalanan saat hewan tersebut diangkut menuju tempat penjualan.

Tidak hanya itu, kondisi tempat penjualan yang sesak membuat hewan kurban juga menjadi kurang sehat. Lokasi lapak penjualan yang sempit dan sesak membuat ternak berhimpitan bisa menganggu kesehatan ternak.

Pemeriksaan dilakukan disejumlah lapak penjualan hewan kurban di kelurahan Jungke, Popongan, dan Tegalgede.

Menurut petugas pemeriksa dari Seksi Kesehatan Hewan, Disnakkan Karanganyar, razia ini diutamakan pada pemeriksaan kondisi fisik dan umur hewan yang dijual.

"Pemeriksaan ini dilakukan secara umum untuk memastikan kondisi seluruh hewan kurban sehat. Namun ada beberapa kambing yang terkena radang mata. Kemudian ada juga yang belum cukup umur tapi tetap dijual," jelas Faturrahman, di Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (9/10/2013).

Ditambahkan dia, hewan kurban yang terkena radang mata bisa diberi salep mata mengingat kondisinya belum terlalu parah. Sedangkan bagi hewan kurban yang belum cukup umur, penjual disarankan agar tidak menjualnya dulu.

Lebih lanjut, Faturahman menjelaskan hewan yang dijual harus cukup umur ditandai dengan adanya gigi yang tanggal.

Disnakkan Karangnyar akan terus memantau pemeriksaan hewan kurban di sejumlah lokasi sampai jelang Idul Adha, untuk mengantisipasi adanya hewan kurban yang terindikasi penyakit berbahaya seperti antraks.

"Pengawasan dilakukan dengan langsung cek di lokasi penjualan. Kami juga mengawasi hewan kurban yang masuk maupun akan keluar daerah harus dilengkapi surat keterangan kesehatan hewan," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Cerita Faiz Arsyad,...
Cerita Faiz Arsyad, Mahasiswa Indonesia yang Pertama Kali Rayakan Idul Adha di Rusia
Hari Raya Idul Adha,...
Hari Raya Idul Adha, Ustaz Najmi Umar Bakkar : Jangan Ragu Bahwa Allah Itu Ada
Haedar Nashir: Inti...
Haedar Nashir: Inti dari Idul Adha Adalah Jiwa dan Semangat Berbagi
27 Ucapan Selamat Idul...
27 Ucapan Selamat Idul Adha 2024 untuk Teman, Bisa Jadi Referensi Berbagi Pesan
Rayakan Idul Adha, J99...
Rayakan Idul Adha, J99 Salurkan Puluhan Hewan Kurban ke Enam Kota
Tarekat Tajjul Khalwatiyah...
Tarekat Tajjul Khalwatiyah Gowa Salat Idul Adha Hari Ini
Berita Terkini
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
5 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
9 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved