Terjepit lift, remaja tewas mengenaskan

Jum'at, 04 Oktober 2013 - 22:13 WIB
Terjepit lift, remaja...
Terjepit lift, remaja tewas mengenaskan
A A A
Sindonews.com - Nasib malang dialami Muhammad Arif (17), salah seorang karyawan Swalayan Chandra. Remaja warga Desa Pangkalan, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah ini tewas mengenaskan karena terjepit lift barang tempatnya bekerja.

Proses evakuasi jasad Arif sendiri membutuhkan waktu lama. Sebab jasadnya tersangkut di sela-sela lift dan tembok. Petugas Tim SAR yang mengevakuasi jasadnya terpaksa memotong beberapa kerangka lift.

Bagian Operasioanl Chanda Swalayan, Witono mengatakan sesaat sebelum kejadian, Arif diketahui sedang membersihkan kardus di lantai III swalayan tersebut. Untuk menata kardus-kardus bekas itu, Arif diduga naik di atas lift. Karena terpeleset, kaki Arif masuk di rongga luar lift. Sehingga saat lift turun, tubuhnya pun ikut tersangkut antara lift dan tembok yang jaraknya sangat sempit.

“Saat korban membersihkan kardus sempat berbincang-bincang dengan seorang tukang yang sedang mengecat dinding di ruangan lantai III Swalayan Chandra. Tak berapa lama korban pergi keruangan sebelah, namun tak berapa lama saya mendengan jeritan minta tolong. Setelah diceck korban terjepit lift," kata Witono, Jumat (4/10/2013).

Di kalangan karyawan Swalayan Chandra, Arif dikenal pekerja keras dan tanggung jawab atas pekerjaanya. Tiap hari ia memang ditugasi membantu menurunkan dan menaikkan barang dengan menggunakan lift.

Bahkan remaja yang baru satu setengah tahun menjadi karyawan Swalayan Chanda ini, tak segan-segan membantu membawakan barang ke mobil pelanggan. “Kalau soal totalitas dalam bekerja Arif termasuk bisa diandalkan,” jelasnya.

Salah seorang anggota tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Wiryo, mengatakan karena jasad korban terjepit di antara lift dan tembok, maka proses evakuasinya pun tidak mudah.

Tim SAR membutuhkan waktu hampir empat jam untuk menurunkan jasad Arif. Itupun setelah Tim SAR memanggil tukang las, untuk memotong besi lift barang, yang menjepit tubuh korban dengan tembok.

"Jarak antara kerangka lift dengan tembok hanya beberapa centimeter. Makanya proses evakuasi lama," ucapnya.

Setelah proses evakuasi rampung, jasad korban pun dibawa ke rumah sakit terdekat. Berdasarkan autopsi luar yang dilakukan dr. Luther Selawa penyebab kematian korban karena luka berat di bagian kepala.

“Luka itu karena tergencet tembok dan besi lift barang,” tandasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Pasca Terjadinya Kecelakaan...
Pasca Terjadinya Kecelakaan Kerja, Garis Polisi Dipasang di Proyek PLTP Dieng
27 Kasus Kecelakaan...
27 Kasus Kecelakaan Kerja Terjadi di PT SGS Sejak 2020
Karyawan Pabrik Kayu...
Karyawan Pabrik Kayu Lapis di Luwu Meninggal Tertarik Mesin
Perbaiki Septic Tank,...
Perbaiki Septic Tank, Wawi Tewas Tertimpa Dinding di Jagakarsa
Kecelakaan Kerja di...
Kecelakaan Kerja di Luwu Kembali Terjadi, Seorang Karyawan Meninggal Dunia
Remaja di Jakarta Rentan...
Remaja di Jakarta Rentan Kecelakaan Kerja, Diperlukan Aplikasi Layanan Kesehatan Digital
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 jam yang lalu
Raih Penghargaan MURI,...
Raih Penghargaan MURI, BPJPH Diapresiasi Berbagai Pihak
3 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved