BPBD tak mau bergantung DTT

Selasa, 01 Oktober 2013 - 15:34 WIB
BPBD tak mau bergantung...
BPBD tak mau bergantung DTT
A A A
Sindonews.com - Aturan pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo, Jawa Tengah, disiapkan guna membuka akses pendanaan tanggap darurat dari tingkat pusat, provinsi dan kota.

Sumber pendanaan tunggal di tingkat kota dinilai kurang fleksibel dalam mengakomodasi kebutuhan tanggap bencana.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Suharso mengatakan, pengisian jabatan fungsional dan struktural BPBD masih dalam tahap seleksi personal di Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

Kepala BPBD dijabat Sekda secara ex-officio serta memiliki Kepala Pelaksana Harian (Kalahar). Mengenai sumber pendanaan, Suharso meyakini bantuan siap dialirkan dari BPBD Provinsi dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Upaya membuka akses pendanaan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, dikarenakan hambatan dalam mengucurkan APBD untuk kebencanaan masih sering terjadi.

Pengguna anggaran memilih menahan dana itu daripada mengucurkannya namun berisiko penyelewengan.

Suharso menceritakan, persoalan ini kemungkinan yang menyebabkan rencana perbaikan rumah rusak akibat angin ribut dan tanah longsor pada Februari, sulit terealisasi.

“Saya sendiri kurang paham mengapa dana perbaikan rumah rusak akibat angin puting beliung belum juga dicairkan. Seharusnya pengucuran DTT (dana tak terduga) langsung bisa dilakukan. Pengajuan awal dengan data lapangan juga sudah beres,” terangnya, Selasa (10/01/2013)

Diduga, belum cairnya DTT akibat kondisi di lapangan tak memenuhi persyaratan, misalnya kerusakan rumah kurang dari 20 persen dan aspek pertanggungjawaban penerima bantuan yang diragukan.

“BPBD dengan dilandasi perda dan SOP yang jelas, diharapkan lebih bisa meraih DTT yang sebelumnya terhambat aturan hibah. Selain itu, pemkot perlu mendorong terus bantuan dari BPBD provinsi,” jelasnya.

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ini mulai aktif menjelang akhir tahun. Insfrastruktur tanggap darurat sudah disiapkan, di antaranya mobil pemadam kebakaran dan kendaraan operasional pejabat. Sedangkan pengadaan insfrastruktur tanggap darurat lainnya akan dilakukan seiring geliat instansi ini.
(lns)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
48 menit yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
1 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved