Proyek pembangunan jalan setapak diprotes

Kamis, 26 September 2013 - 01:31 WIB
Proyek pembangunan jalan...
Proyek pembangunan jalan setapak diprotes
A A A
Sindonews.com - Proyek pembangunan jalan setapak Ngulak II - Sawa Bentey Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kini diprotes warga setempat.

Ratusan warga yang tergabung dalam Organisasi Masyarakat (Ormas) Putra Asli Sanga Desa (PUTAS) memprotes pekerjaan jalan setapak tersebut melalui Surat Nomor 025 / PTS / IX / S - D / 2013.

Surat yang ditujukan kepada Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum Cipta Karya (PUCK) Kabupaten Muba tersebut dan ditandatangani langsung oleh Ketua PUTAS Surahkman ini menerangkan bahwa berdasarkan laporan masyarakat desa Ngulak II Kecamatan Sanga Desa proyek jalan setapak itu tidak sesuai aturan pembangunan yang semestinya.

Jalan setapak yang dikerjakan CV Djoewan Indah menggunakan dana APBD Kabupaten Muba senilai Rp472 Juta itu diduga dikerjakan asal-asalan. Hal itu dapat dilihat dari jalan yang baru selesai dibuat namun sudah bolong-bolong dan mengalami keretakan. Ketebalan pinggiran jalan hanya 5 centimeter saja.

Ketua Ormas Putas, Surahkman mengatakan adukan material tidak menggunakan ukuran serta ketebalan jalannya tidak memenuhi standarisasi.

Dalam hal ini Ormas Putas memberikan peringatan dan teguran atas kecurangan yang dilakukan oleh perusahaan tersebut melalui petugas pengawas lapangan yang tidak menggubrisnya bahkan terkesan melecehkan.
“Kita minta Kadis PUCK Muba agar dapat memberikan peringatan atau sanksi kepada perusahaan tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku,” paparnya.

Menurut Surakman berdasarkan fakta yang ditemukan dilapangan pekerjaan jalan tersebut tidak sesuai aturan. “Hal ini dari temuan kita dan bisa dipertanggungjawabkan dan kita tidak main-main untuk menyelesaikan permasalahan ini, tegasnya.

Sementara itu, Camat Sanga Desa, Asmarani mengatakan pihaknya baru menerima laporan tersebut. Dan segera akan melakukan tinjauan kelapangan.

“Minggu depan usai acara HUT Muba baru saya tinjau kelapangan. Karena kalau pekerjaannya tidak beres tentu kita juga kecewa,” tegasnya.
(lns)
Berita Terkait
Gunakan Mortar Busa...
Gunakan Mortar Busa Ringan, Perbaikan Jalan TAA Dikebut
Siap Kontrak Jalan Daerah...
Siap Kontrak Jalan Daerah Rp7,2 Triliun, PUPR: Kita Bahagiakan Orang yang Tak Bisa Pakai Tol
Proyek Jalan Tol Baleno...
Proyek Jalan Tol Baleno Seksi 3 Dikebut, Ditarget Selesai Juni 2024
Pemilik Lahan Belum...
Pemilik Lahan Belum Sepakat Soal Harga, Pembangunan Jalan Baru di Padalarang Terhambat
Pembangunan Jalan Dinilai...
Pembangunan Jalan Dinilai Solusi Mudahkan Akses bagi Masyarakat
Bahas Jalan, Rapat DPRD...
Bahas Jalan, Rapat DPRD Bone dan Masyarakat Desa Usa dan Mico Memanas
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
3 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
3 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
3 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
4 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved