Saksi Khofifah lemah, Karsa makin optimis

Rabu, 25 September 2013 - 21:41 WIB
Saksi Khofifah lemah,...
Saksi Khofifah lemah, Karsa makin optimis
A A A
Sindonews.com - Hari kedua sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilkada Jawa Timur di Mahkamah Konstitusi (MK) memasuki agenda mendengarkan keterangan saksi.

Beberapa saksi pasangan Khofifah-Herman (BerKaH) menyatakan, tidak pernah ada arahan untuk memilih pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa), meski telah mendapatkan bantuan kambing. Kesaksian yang lemah ini, makin menguntungkan pasangan Karsa.

Dari tiga saksi yang dimintai keterangan, seluruhnya menyatakan tidak pernah ada upaya sistematis untuk memilih pasangan Karsa. Seperti diungkapkan Samsul Huda, salah satu saksi Berkah asal Pasuruan.

Dia mengaku menerima bantuan tiga ekor kambing dari Pemprov Jawa Timur. Teknis pembagian kambing ini dikumpulkan di kepala dusun. "Saya menerima bantuan dari Pemprov Jatim tiga kambing, hanya satu yang mati, sedangkan dua dijual," katanya dihadapan majelis Hakim MK yang diketuai oleh Akil Mohtar, Kamis (25/9/2013).

Saat itu, majelis hakim menanyakan apakah saksi ada arahan dari kepala dusun saat menerima kambing itu untuk memilih salah satu calon gubernur. Samsul Huda menjawab saat penyerahan kambing tidak ada arahan untuk memilih.

"Kepala dusun hanya kasih tahu, kalau ada bantuan kambing dari Gubernur Jatim," terangnya.

Dalam sidang hari kedua ini, pihak Berkah menghadirkan 20 saksi dan 5 saksi dari pihak KPU Jatim. Sidang kedua sempat berlangsung alot, beberapa kali Kuasa Hukum Berkah mengeluarkan sanggahan. Namun ditolak majelis hakim, sehingga sidang tidak menganggu perjalanan sidang dengan keterangan saksi di bawah sumpah.

Menanggapi pernyataan para saksi, Soekarwo yang disebut-sebut dalam pemberian bantuan kambing melalui program Jalin Kersra ini menyatakan, kesaksian yang diberikan para saksi apa adanya sebagai warga Jawa Timur.

Dia mengaku, sejak awal memang tidak pernah mengarahkan agar memilih dirinya saat pilgub. Sedangkan pemberian kambing itu merupakan bagian dari bantuan yang diberikan oleh Pemprov Jatim bekerjasama dengan pemerintah kabupaten.

"Ini program bantuan biasa, dan setiap bantuan yang diberikan sama sekali tidak pernah mengarah akan agar tidak memilih saya," tepis Soekarwo.
(san)
Berita Terkait
Pilkada Jatim: 2 Petugas...
Pilkada Jatim: 2 Petugas KPPS Meninggal dan 7 Sakit saat Bertugas
Bawaslu Jatim Tegaskan...
Bawaslu Jatim Tegaskan Tak Ada Larangan Warga Kampanye Menangkan Kotak Kosong
Subaru XV 2.0i 2013,...
Subaru XV 2.0i 2013, SUV AWD Mewah dan Ganteng, Harga Anjlok
Milenials Freedom Ungkap...
Milenials Freedom Ungkap Sosok yang Tepat Pimpin Jatim di Pilgub 2029
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
15.539 Personel Dikerahkan...
15.539 Personel Dikerahkan Polda Jatim untuk Amankan Pilkada Serentak
Berita Terkini
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
13 menit yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
1 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
2 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
2 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
4 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
12 jam yang lalu
Infografis
Konflik Makin Panas,...
Konflik Makin Panas, AS Kerahkan Bom Nuklir Modern ke Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved