Dokter RSHS berhasil lepaskan janin di mulut Ginan

Rabu, 25 September 2013 - 14:44 WIB
Dokter RSHS berhasil...
Dokter RSHS berhasil lepaskan janin di mulut Ginan
A A A
Sindonews.com - Operasi yang dilakukan tim dokter RS Hasan Sadikin (RSHS) terhadap Ginan Septian Nugraha berjalan lancar. Parasit yang sempat menempel di mulutnya sudah dilepaskan. Kondisi Ginan pasca operasi pun stabil.

"Secara umum operasi berjalan lancar," kata ketua tim dokter RSHS, Abdurachman, di RSHS, Kota Bandung, Rabu (25/9/2013).

Operasi berlangsung 1,5 jam dari pukul 10.00-11.30 WIB. Saat ini, Ginan masih dalam proses pemulihan pasca operasi. Dalam beberapa hari ke depan, Ginan akan tetap berada di RSHS untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Dicky Drajat, dokter spesialis bedah anak, mengaku tidak mendapat kendala saat mengoperasi Ginan. "Secara teknis, untuk operasi ini kita tidak mendapat kesulitan," ucapnya.

Dijelaskannya, parasit yang menempel di mulut Ginan disayat. "Tumornya itu melekat pada bagian lidah dan rahang bagian bawah, bukan di atas," jelasnya.

Dalam proses operasi, menurutnya Ginan tidak terlalu banyak mengalami pendarahan. Tapi hal itu perlu observasi lebih lanjut untuk memastikan Ginan tidak kekurangan darah atau tidak.

Tim dokter yang menangani Ginan akan terus memantau perkembangannya dari hari ke hari. Sebab tidak menutup kemungkinan Ginan memerlukan operasi lanjutan.

Disinggung berat calon kembaran Ginan, tim dokter belum mengukurnya. "Sekarang masih dilakukan identifikasi jaringan lain di dalamnya," ucap Dicky.

Ginan Septian Nugraha lahir pada Kamis, 19 September 2013, di rumah orangtuanya di Kampung Cikadu, Desa Ciroyom Hilir, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat. Ia lahir secara normal dengan bantuan bidan desa. Setelah keluar dari rahim, bidan yang melihat kondisi itu kaget dan mengira Ginan menderita tumor.

Karena kondisinya itu, Ginan langsung dibawa ke Rumah Sakit Cibabat Kota Cimahi. Pihak RS Cibabat angkat tangan dengan kondisi itu. Ginan lalu dirujuk ke RSHS untuk mendapat perawatan intensif hingga kini.

Setelah diperiksa lebih lanjut, diketahui ternyata Ginan kemungkinan akan jadi bayi kembar. Tapi kembaran Ginan tidak tumbuh dengan sempurna. Bahkan kembarannya itu menempel di mulut dalam bagian atas.

Ginan merupakan anak ketiga anak pasangan Aep Supriatna (36) dan Yani Mulyani (33). Keluarga ini terbilang tidak mampu. Aep bekerja sebagai penjual es cincau keliling, sedangkan Yani hanya ibu rumah tangga biasa.
(rsa)
Berita Terkait
Kisah Bahagia Orang...
Kisah Bahagia Orang Tua Bayi Kembar Siam Aliyah dan Aisyah Pulang dari RSSA Malang
Cara Memisahkan Bayi...
Cara Memisahkan Bayi Kembar Siam
Bayi Kembar Siam di...
Bayi Kembar Siam di Kepala Sukses Operasi Pemisahan Langka di Israel
Dempet Dada dan Hati,...
Dempet Dada dan Hati, Bayi Kembar Siam asal Lebak Banten Butuh Pertolongan
Pemulangan Bayi Kembar...
Pemulangan Bayi Kembar Siam di Malang
Dua Tahun Menanti, Bayi...
Dua Tahun Menanti, Bayi Kembar Siam Inaya dan Anaya Akan Menjalani Operasi di Surabaya
Berita Terkini
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
4 menit yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
2 jam yang lalu
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau, Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi
4 jam yang lalu
Update Kebakaran TPA...
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen
4 jam yang lalu
Telkom Runners Teguhkan...
Telkom Runners Teguhkan Semangat BISA pada Peringatan HUT Ke-61 Telkom Indonesia
4 jam yang lalu
Tragis! Pria Ditemukan...
Tragis! Pria Ditemukan Tewas Akibat Terjepit Lift di Ruko Roxy Mas Jakpus
5 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved