PLN Garut malu listrik sering mati

Senin, 23 September 2013 - 15:43 WIB
PLN Garut malu listrik...
PLN Garut malu listrik sering mati
A A A
Sindonews.com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Garut berjanji akan membenahi jaringan yang menyuplai listrik ke Perumahan Buana Putra, Desa Sindanglaya, Kecamatan Karangpawitan.

Humas PLN Area Garut Wahyudin mengatakan, salah satu pembenahan jaringan ini adalah dengan membuat percabangan baru pada penyulang yang menyuplai listrik untuk permukiman tersebut.

“Mungkin nanti awal 2014 kita akan buat percabangan baru untuk Penyulang Kawah Putih. Dampak dari tidak adanya percabangan ini tidak lain adalah banyaknya gangguan yang berakhir pemadaman,” kata Wahyudin, kepada wartawan, Senin (23/9/2013).

Dia sendiri mengaku ketersediaan cabang pada jaringan Penyulang Kawah Putih yang memasok listrik ke Perumahan Buana Putra masih jauh dari ideal. Seharusnya, setiap jaringan penyulang listrik memiliki percabangan sepanjang 5 km atau sekira 200 tiang sekali.

“Sedangkan jaringan Penyulang Kawah Putih ini terbentang sejauh 20 km. Sama sekali belum ada percabangan pada jaringan tersebut. Saya sendiri merasa malu dengan seringnya kasus listrik padam di kawasan itu," terangnya.

Bahkan, lanjutnya, durasinya pun melebihi batas wajar. Seharusnya padam listrik maksimal tiga jam, ini bisa sampai sembilan jam. Setelah ditanyakan kepada bagian teknis, rupanya mereka kesulitan untuk mencari gangguan karena panjangnya bentangan jaringan.

Wahyudin menjelaskan, fungsi dari adanya percabangan tidak lain untuk mempermudah pihaknya mencari gangguan guna mempercepat proses perbaikan jaringan. Dengan percabangan sepanjang 5 km atau sekira 200 tiang sekali, maka gangguan suplai listrik bisa segera ditangani.

“Sejumlah wilayah lain, misalnya di Kecamatan Tarogong, Garut Kota, Samarang, dan lainnya, terdapat banyak percabangan di jaringan penyulang listriknya. Makanya, kami bisa cepat menangani gangguan di sana. Jadi, kami dapat dengan mudah melokalisir titik gangguan di jaringan itu, keberadaan percabangan juga akan memudahkan suplai listrik," tukasnya.

Kalau Penyulang Kawah Putih bermasalah, tambahnya, masih bisa alihkan pasokannya dari penyulang yang lain. Namun karena tidak ada percabangan, suplai dari penyulang lain pun tidak bisa dilakukan.

Menurutnya, pembuatan percabangan pada jaringan ini akan memakan biaya yang sangat besar, melebihi anggaran pemeliharaan tahunan. Pada Agustus lalu, pemeliharaan jaringan di wilayah Garut menghabiskan dana sebesar Rp4 Miliar.

“Kami harus masukan rencana ini ke anggaran investasi tahunan. Biayanya sangat besar karena mesti memasang sejumlah komponen utama yang baru. Misalnya pengadaan tiang listrik, kabel, dan komponen utama jaringan lainnya,” pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Kebutuhan Investasi...
Kebutuhan Investasi Ketenagalistrikan Nasional
Subsidi Listrik Diperpanjang...
Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Maret 2021
Schneider Electric Kampanyekan...
Schneider Electric Kampanyekan Rumah Nyaman, Listrik Aman
MCB RXE, Si Kecil yang...
MCB RXE, Si Kecil yang Bikin Rumah Aman dari Kebakaran
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
1 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
1 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
2 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
2 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
3 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
4 jam yang lalu
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved