Kerja sama Unicef, Mamuju tertibkan akta kelahiran

Senin, 23 September 2013 - 15:36 WIB
Kerja sama Unicef, Mamuju...
Kerja sama Unicef, Mamuju tertibkan akta kelahiran
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju dan Unicef bekerja sama melakukan sosialisasi pengembangan sistem relasi dan sistem insentif dalam penerbitan akta kelahiran. Kesepaktan itu dibangun, di aula Pemkab Mamuju.

Perwakilan Unicef bidang perlindungan anak Tria Amelia Tristiana mengatakan, penerbitan akta merupakan tanggung jawab Dinas Catatan Sipil dan BPPT. Namun untuk mencapai hasil maksimal, pemerintah harus proaktif dan tidak bergantung pada dua instansi tersebut.

"Ini adalah kerja borongan yang harus ditangani oleh semua pihak," katanya, kepada wartawan, Senin (23/9/2013).

Pemkab Mamuju diminta melaksanakan sistem relasi, dimana seluruh pihak dapat bahu membahu menangani penerbitan hak anak tersebut. Dicontohkan, Dinas Kesehatan melalui bidan desanya.

Mereka dapat mendorong masyarakat yang telah melakukan persalinan untuk segera mengurus akta kelahiran anaknya. Bahkan, dapat pula bidan desa secara kolektif mengurus akta ke dinas terkait.

Wakil Bupati Mamuju Bustamin Bausat menambahkan, hingga saat ini proses pernikahan sebagai awal dari proses kelahiran masih ada yang belum terdata dengan baik.

Terbukti dari kegiatan nikah massal yang difasilitasi pemerintah, masih banyak yang sebenarnya telah lama berkeluarga namun belum dicatatkan secara resmi pada instansi formal pemerintah.

Seperti sebanyak 400 pasangan yang dinikahkan di Kecamatan Tommo maupun 150 pasangan yang dinikahkan secara resmi dan diberikan akta nikah di Desa Kapulasang. Semuanya merupakan bukti pencatatan pernikahan belum sepenuhnya berjalan baik.

Padahal, ulas Bustamin, pencatatan peristiwa pernikahan itu adalah syarat awal penerbitan akta kelahiran bagi seorang anak.
(san)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
2 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
2 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
2 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
3 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
4 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
6 jam yang lalu
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved