Tunggakan sertifikasi guru di Sulsel capai Rp100 M

Senin, 23 September 2013 - 14:48 WIB
Tunggakan sertifikasi...
Tunggakan sertifikasi guru di Sulsel capai Rp100 M
A A A
Sindonews.com - Tunggakan tunjangan sertifikasi profesi guru sejak tahun 2010 yang belum dicairkan ternyata masih cukup besar.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) mencapai Rp4 triliun. Dari angka tersebut, Rp100 miliar lebih merupakan tunggakan sertifikasi bagi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dirjen Pendidikan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Dr Ir Achmad Jazidie M.eng, mengatakan besarnya nilai tunggakan disebabkan karena setiap tahun berjalan biasanya terdapat kenaikan gaji pokok guru.

Sehingga anggaran yang diajukan kedalam APBN tidak mampu mencukupi kenaikan tunjangan yang harus dibayarkan oleh Kementrian sebagai imbas kenaikan gaji pokok.

Meski demikian, Achmad juga tidak bisa menjanjikan kapan pembayaran tunggakan hak dari kaum pendidik ini bisa terbayarkan sepenuhnya.

“Sebenarnya tiap tahun kita juga sudah mengantisipasi dengan memberi kelebihan anggaran. Akan tetapi tidak pernah cukup ternyata. Sehingga terus menumpuk,” ungkapnya kepada SINDO seusai rapat koordinasi dalam rangka analisis implikasi pencapaian opini WTP Pemprov Sulsel dan Tindak Lanjut Hasil pemeriksaan BPK RI di Hotel Clarion, Senin (23/9/2013).

Sementara itu, Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin menilai, jika program sertifikasi guru telah kehilangan kontrol. Anggaran yang membengkak ditengarai salah satunya disebabkan pola pengawasan dan evaluasi dilakukan oleh pusat.

Seharusnya kata dia, pola pengawasan bagi guru penerima sertifikasi dikembalikan ke daerah. Sehingga guru tidak hanya mengejar jumlah jam mengajar tanpa menghiraukan kualitas nilai ajaran.

“Kita melihat justru dengan sertfikasi peningkatan kualitas yang diharapkan hanya 10 persen saja. Karena sertifikasi laiknya lahan pendapatan saja bukan media peningkatan mutu pendidikan,” tegas Wali Kota dua periode ini.

Ilham juga meminta Kemendiknas melakukan pembayaran sertifikasi langsung kerekening guru. Hal ini untuk menghindari kucigaan kepada daerah jika tunjangan tersebut belum juga dicairkan.

“Biasanya guru menuding daerah yang tidak mau membayar. Padahal emang pusat yang belum turunkan anggarannya. Makanya kami meminta agar teknis pengaggaran silakan kucurkan langsung ke rekening guru masing-masing,” katanya.
(rsa)
Berita Terkait
Tunjangan Guru Belum...
Tunjangan Guru Belum Cair? Periksa Kembali Nomor Rekening
Aturan Kenaikan Tunjangan...
Aturan Kenaikan Tunjangan Guru Non-ASN Terbit, Begini Mekanisme Pencairannya
Kemendikdasmen Targetkan...
Kemendikdasmen Targetkan Penyaluran Tunjangan Guru Tuntas Jelang HGN 2025
Kabar Baik, TPG Guru...
Kabar Baik, TPG Guru Madrasah Mulai Dicairkan Pekan Ini, Proses SKAKPT Dipercepat
TPG Guru Cair Bulanan...
TPG Guru Cair Bulanan Mulai 2026, Anggaran Capai Rp72,2 Triliun
Begini Tahapan Penyaluran...
Begini Tahapan Penyaluran Tunjangan Guru, TPG dan TKG
Berita Terkini
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
25 menit yang lalu
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
27 menit yang lalu
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
1 jam yang lalu
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
1 jam yang lalu
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
2 jam yang lalu
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved