Gawat, 2021 Maminasata lumpuh total

Jum'at, 20 September 2013 - 16:41 WIB
Gawat, 2021 Maminasata...
Gawat, 2021 Maminasata lumpuh total
A A A
Sindonews.com - Gawat, pada 2021 mendatang, Kota Makassar, Sungguminasa, Maros, dan Takalar (Mamminasata), diprediksi akan lumpuh total. Lantaran pertumbuhan kendaraan yang sangat pesat, mencapai 15 persen. Dengan adanya serbuan mobil murah, pertumbuhan kendaraan akan di atas 25 persen.

“Jumlahnya memang sudah sangat tinggi. Sehingga jika pemerintah tidak melakukan perbaikan fasilitas angkutan massal dan penambahan infrastruktur jalan, maka 2021 Mamminasata akan stagnan atau macet total,” ujar Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Kadishubminfo) Sulsel Masykur Sultan, Jumat (20/9/2103).

Saat ini saja, sudah ada sekira 1,6 juta orang perhari yang melintas di Jalan Raya Mamminasata. Dari angka tersebut, pelayanan angkutan umum yang ada baru bisa menyerap sebesar 11,72 persen, yaitu sebesar 190 ribu orang perhari.

Sedangkan sisanya 88,28 persen, atau sebesar 1,4 juta orang perhari masih mengandalkan penggunaan angkutan pribadi.

Hanya saja, untuk melarang masuknya mobil murah sangat susah. Sebab, hal itu juga menjadi hak masyarakat. Karena itu, dia berharap, adanya dukungan masyarakat dalam menciptakan angkutan massal dan infrastruktur jalan.

“Sulsel sudah memiliki program angkutan massal, mulai busway, rail way Mamminasata yang semua butuh infrastruktur jalan. Kita harapkan dukungan masyarakat terutama dalam pembebasan lahan guna mempercepat realisasi program-program ini,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo juga mengungkap, dirinya tidak memiliki kuasa untuk melarang masuknya mobil murah ke Makassar.

"Sekarang ini yang harus dipikirkan dengan masuknya mobil ini adalah penataan kota, kemudian jalan kota, agar kemacetan tidak makin parah," terangnya.

Selain itu, dia mengimbau masyarakat juga harus tertib terhadap lalu lintas dan aparat yang menjaga lalu lintas juga harus tegas. "Soal kemacetan ini akan dilakukan penambahan jalan, terutama dalam meningkatkan infrastruktur yang ada,” terangnya.
(san)
Berita Terkait
Simak 7 Istilah Lalu...
Simak 7 Istilah Lalu Lintas Lucu, dari Ramlan sampai Pamer Paha
Perbaikan Lampu Lalu...
Perbaikan Lampu Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI
Potret Atraksi Polisi...
Potret Atraksi Polisi Cilik Adu Keterampilan hingga Variasi Gerak Lalu Lintas di Semarang
Simak! Ini Arti Warna...
Simak! Ini Arti Warna Dasar Rambu Lalu Lintas
Menyambangi Theo Si...
Menyambangi Theo Si Supeltas yang Tak Lelah Memberi Hormat pada Pengendara
Debat Cawapres 2024,...
Debat Cawapres 2024, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan JCC
Berita Terkini
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
48 menit yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
56 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
1 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
1 jam yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
Infografis
Total 27 Hari, Hari...
Total 27 Hari, Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved