24 September MK gelar gugatan Khofifah

Kamis, 19 September 2013 - 14:22 WIB
24 September MK gelar...
24 September MK gelar gugatan Khofifah
A A A
Sindonews.com - Mahkamah Konstitusi (MK) segera menggelar sidang sengketa Pemilukada Jawa Timur atas pemohon pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Herman S Sumawiredja (BerKaH).

Gugatan pasangan tersebut sudah teregister dalam laman Mahkamah Konstitusi dengan nomer perkara 117/PHPU.D-XI/2013.

"Pokok perkara adalah perselisihan hasil Pemilihan umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2013 dengan Pemohon Khofifah Indar Parawansa dan H Herman S Sumawiredja (Nomer urut 4) kuasa Pemohon : Dr Otto Hasibuan, SH., MM," tulis di laman tersebut, Kamis (19/9/2013).

Sedangkan untuk agenda sidang pada tanggal 24 September adalah pemeriksaan perkara.

Sementara itu menghadapi gugatan pasangan BerKaH ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur selaku termohon langsung menggelar pleno.

"Hari ini, Pukul 14.00 WIB KPU Jatim akan menggelar pleno terkait sikap untuk sidang di MK. Memang KPU Jatim selaku termohon," kata Divisi Pelaksana Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Jatim Agus Mahfudz Fauzi kepada Okezone, Kamis (19/8/2013).

Kata Agus, dalam rapat pleno tersebut pihaknya mempersiapkan segala sesuatu sebelum menghadiri pemanggilan MK Selasa 24 September 2013 dengan agenda pemeriksaan.

Mengenai kuasa hukum, KPU Jatim masih belum menunjuk dari unsur profesional. Sebab sebelumnya, lembaga penyelenggara pemilu ini telah melakukan MoU dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur sebagai pengacara negara.

"MoU dengan Kejati Jatim sebagai pengacara negara sebagai kuasa hukum atas gugatan ini. Tapi dari unsur profesional masih belum ada penunjukan. Tergantung nanti rapat pleno itu," jelasnya.

Sementara Tim Pemenangan Pasangan BerKaH M Mufti Mubarok, masih belum bisa dikonfirmasi terkait persoalan tersebut. Melalui pesan singkatnya, Mufti saat ini sedang dalam perjalanan menuju Gedung MK RI.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam pemilukada Jawa Timur yang digelar pada 29 Agustus lalu, Pasangan KarSa ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih setelah melalui rekapitulasi manual KPU Jatim.

Namun, pasangan BerKaH tidak mau menerima rekapitulasi itu sehingga harus melayangkan gugatan ke MK. Bahkan, saksi rekapitulasi pasangan BerKaH menolak untuk tanda tangan di Berita Acara rekapitulasi.
(lns)
Berita Terkait
Pilkada Jatim: 2 Petugas...
Pilkada Jatim: 2 Petugas KPPS Meninggal dan 7 Sakit saat Bertugas
Bawaslu Jatim Tegaskan...
Bawaslu Jatim Tegaskan Tak Ada Larangan Warga Kampanye Menangkan Kotak Kosong
Subaru XV 2.0i 2013,...
Subaru XV 2.0i 2013, SUV AWD Mewah dan Ganteng, Harga Anjlok
Milenials Freedom Ungkap...
Milenials Freedom Ungkap Sosok yang Tepat Pimpin Jatim di Pilgub 2029
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
15.539 Personel Dikerahkan...
15.539 Personel Dikerahkan Polda Jatim untuk Amankan Pilkada Serentak
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
35 menit yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
3 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Selasa 24 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved