Korban pembantaian Westerling tagih janji Belanda

Rabu, 18 September 2013 - 12:05 WIB
Korban pembantaian Westerling...
Korban pembantaian Westerling tagih janji Belanda
A A A
Sindonews.com - Keluarga korban peristiwa kekejaman Westerling atau yang lebih dikenal dengan tragedi 40 ribu jiwa tahun 1946-1947, di Sulawesi Selatan, hanya bisa pasrah dan berharap akan adanya kompensasi yang telah dijanjikan oleh Pemerintah Belanda.

Meskipun pada umumnya telah merelakan kepergian keluarga mereka dengan cara sadis, namun mereka tetap masih dapat merasakan luka yang mendalam ketika mengingat peristiwa tersebut. Apalagi, jika kala itu salah satu dari mereka melihat langsung peristiwa berdarah itu.

Ibu Hudaiyah merupakan salah satu saksi hidup korban kekejaman pasukan westerling. Dia merupakan istri Damis, salah satu korban penembakan berdarah oleh pasukan Westerling.

Hudaiyah mengaku melihat langsung peristiwa penembakan suaminya kala itu. Dia sempat menceritakan sepenggal tragedi yang merenggut nyawa suaminya demi memperjuangkan NKRI kala itu.

Sejak kepergian suaminya, Hudaiyah tinggal bersama dua orang anak dan tiga orang cucunya. Dia mendiami rumah panggung sederhana di Kelurahan Sumpang Minangae, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Sepeninggal suaminya yang menjadi korban kekejaman Westerling. dia masih mampu bertahan hidup hingga saat ini. Akan tetapi kesulitan ekonomi keluarganya memaksanya untuk tinggal di atas tanah milik orang lain.

Sementara itu, dengan adanya kompensasi yang akan dijanjikan oleh Pemerintah Belanda, dia mengaku nantinya akan dia belikan rumah.

Hudaiyah berharap pemerintah Belanda tidak hanya meminta maaf atas peristiwa pembantaian yang dilakukan oleh westerling dan pasukannya. Akan tetapi juga merealisasikan janji berupa kompensasi buat para janda korban peristiwa 40 ribu jiwa tersebut.

Pembantaian Westerling merupakan peristiwa berdarah yang dilakukan oleh pasukan Belanda Depot Speciale Troepen pimpinan Raymod Paul Pierre Westerling. Peristiwa ini terjadi pada bulan Desember 1946–Februari 1947 selama operasi militer Counter Insurgency (penumpasan pemberontakan).

Tentang jumlah korban tewas dalam oeprasi itu masih simpang siur. Westerling mengaku hanya membunuh 600 orang. Sedang pihak Belanda mengklaim jumlahnya sekira 3000-4.000 jiwa. Sementara delegasi Indonesia menyampaikan kepada Dewan Keamanan PBB, korban pembantaian sejak Desember 1946 di Sulawesi Selatan mencapai 40.000 jiwa.

Dalam memoarnya, Wakil Komandan Tjakrabirawa Maulwi Saelan mengungkapkan, daerah yang terkena operasi pembantaian ini terdiri dari Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Maros, Pangkajene, Barru, Sidenreng Rappang, Pinrang, Polewali, dan Mandar.

Sebelumnya, Yayasan Komite Utang Kehormatan Belanda (KUKB), lembaga yang melakukan pendampingan terhadap kasus itu menyatakan, ada sepuluh janda korban penembakan yang akan menerima ganti rugi sebesar USD27.000 atau Rp277,6 juta per orang.
(san)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
54 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
Pakar: Israel Tutupi...
Pakar: Israel Tutupi Jumlah Korban Tewas Tentara Sebenarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved