Antisipasi banjir, tiga sungai dikeruk

Jum'at, 13 September 2013 - 19:07 WIB
Antisipasi banjir, tiga...
Antisipasi banjir, tiga sungai dikeruk
A A A
Sindonews.com - Setelah 20 tahun dibiarkan dangkal karena endapan, tiga titik sungai di Kota Cirebon termasuk Sungai Cimanuk-Cisanggarung, untuk pertama kalinya dikeruk.

Dengan alokasi anggaran sekitar Rp800 juta melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung Kementerian Pekerjaan Umum, pengerukan dilakukan menggunakan alat berat.

Selain alat berat berupa ponton (amfibi), pengerukan juga dilakukan secara manual melalui program padat karya yang dilaksanakan sekitar 100 orang warga.

Wali Kota Cirebon, Ano Sutrisno menyebutkan, Kota Cirebon termasuk kawasan yang kerap tergenang air saat musim hujan tiba. Setidaknya ada 18 titik rawan banjir, di antaranya Sukalila, Cikalong, maupun Cikenis.

“Ketiga titik sungai itulah yang tahun ini diprioritaskan pengerukannya melalui dua cara, yakni dengan alat berat dan manual,” terangnya, Jumat (13/9/2013).

Pengerukan menggunakan alat berat dilakukan mulai hari ini di muara Sungai Sukalila hingga alirannya yang berada di kawasan Sisingamangaraja, Kota Cirebon, atau sekitar dua kilometer.

Sedangkan pengerukan secara manual dilakukan warga sepanjang aliran sungai Sukalila-Sijarak sekitar empat kilometer.

Ano menambahkan, pengerukan dilaksanakan setelah berkoordinasi dengan sejumlah instansi, di antaranya BBWS Cimanuk-Cisanggarung. Sejauh ini pengerukan dilakukan karena sedimentasi yang tinggi di dasar sungai.

“Pendangkalannya tebal, di Sijarak saja sedimentasi setebal sekitar dua meter berupa sampah dan lumpur. Ini karena memang sudah bertahun-tahun tak dikeruk,” ungkapnya.

Menurut dia, pengerukan menggunakan alat berat bisa makan waktu satu minggu. Ke depan, pasca pengerukan pihaknya akan memfokuskan pada pembenahan drainase yang diakuinya buruk dalam hal pemeliharaan selama ini.

Selain itu, upaya penyadaran terhadap masyarakat untuk mengubah perilakunya terhadap sungai.

Dalam kesempatan itu, Kepala Satgas Banjir BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Kasno menyebutkan, Sukalila merupakan salah satu aliran sungai yang urgen.

“Ketika air di Sukalila overload, genangannya bisa mengalir ke sekitar Cipto Mangunkusumo (pusat kota) dan banjir di sana,” tukasnya.

Selain pendangkalan, faktor lain yang mempengaruhi sedimentasi sungai-sungai di Kota Cirebon di antaranya perilaku membuang sampah yang sembarangan ke dalam sungai hingga adanya bangunan di bantaran sungai.
Meski begitu, apa yang dialami Kota Cirebon saat musim penghujan bukanlah banjir melainkan genangan air saja.

Dalam hal ini, Kota Cirebon terletak di tepi pantai sehingga memungkinkan terjadinya genangan air besar, terutama saat terjadinya rob.

Dia pun menambahkan sejauh ini tingkat sedimentasi sungai di Cirebon relatif kecil.

Di sisi lain diakuinya, pengerukan baru dapat dilakukan tahun ini setelah bertahun-tahun sedimentasi terus mengendap.

“Sebelumnya karena terbatas anggaran. Tapi tahun ini dialokasikan dari kementerian sekitar Rp800juta untuk pengerukan ini,” ujarnya.
(lns)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
23 menit yang lalu
Suasana Jelang Sidang...
Suasana Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa, TNI-Polri dan Rantis Brimob Bersiaga di PN Jaktim
43 menit yang lalu
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
10 jam yang lalu
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
10 jam yang lalu
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
12 jam yang lalu
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
12 jam yang lalu
Infografis
Antisipasi NATO, Putin...
Antisipasi NATO, Putin Panggil 160.000 Pemuda untuk Wajib Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved