Dokumen revitalisasi Keraton Solo dilacak

Jum'at, 13 September 2013 - 10:44 WIB
Dokumen revitalisasi...
Dokumen revitalisasi Keraton Solo dilacak
A A A
Sindonews.com - Rencana revitalisasi bangunan Keraton Kasunanan Surakarta atau Keraton Solo bersumber APBD 2014 akan diawali pemetaan titik kerusakan.

Data riil kondisi fisik Keraton Solo telah terdokumentasikan di masterplan revitalisasi yang saat ini tengah dilacak ke Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum (Kemen PU).

“Revitalisasi keraton pernah direalisasikan tahun lalu oleh Ditjen Cipta Karya, meski belum menyeluruh. Dokumen masterplan dari Cipta Karya, kini dibutuhkan pemkot untuk mengalokasikan dana revitalisasi di keraton melalui penganggaran APBD 2014,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Solo, Agus Djoko Witiarso, Jumat (13/09/2013).

Dalam dokumen tersebut, pemerintah pusat memiliki data lengkap perihal kondisi fisik bangunan keraton mulai konstruksi hingga material. Pendanaan revitalisasi bersumber APBD Solo menyasar pada pengembalian fungsi bangunan sesuai pemetaan di masterplan.

Agus mengatakan, revitalisasi bangunan keraton muncul dalam pembahasan program tahun anggaran (TA) 2014 di forum Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Pemkot merasa berkewajiban memperjuangkan program ini guna melaksanakan amanat UU No.11/2010 tentang Cagar Budaya.

“Kemarin dibahas dengan DTRK (Dinas Tata Ruang Kota) mengenai komitmen pemkot menyelamatkan bangunan cagar budaya. Kita mengkhususukan Keraton Kasunanan karena selain kondisi fisiknya butuh perbaikan, sudah menjadi kewajiban pemerintah mempertahankan situs itu tetap utuh,” terang dia.

Adapun kajian masterplan dibutuhkan untuk menghitung kebutuhan dana revitalisasi keraton dan supaya pendanaan pemkot tidak tumpang tindih dengan bidang kerja institusi lain di tingkat pusat maupun provinsi. Direncanakan, anggaran revitalisasi disalurkan ke Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) atau Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

Agus optimistis pelaksanaan program revitalisasi keraton bakal lebih mulus daripada pengucuran dana hibah yang terkendala konflik internal pewaris PB XII.

Akhir tahun lalu, Ditjen Cipta menyelesaikan penggantian atap sirap gedung Drawisana di kompleks keraton tanpa kendala berarti. Keluarga keraton hanya mengawasi tanpa bisa mengintervensi proyek perbaikan gedung penyimpanan arsip itu.
(rsa)
Berita Terkait
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Ulama Keraton Solo,...
Ulama Keraton Solo, KRT Pujo Setyonodipuro Tutup Usia
Momen Halalbihalal di...
Momen Halalbihalal di Keraton Solo, 2 Kubu Gelar Acara di Lokasi Berbeda
Pedagang Kaget, Pintu...
Pedagang Kaget, Pintu Alun Alun Utara Keraton Solo Mendadak Digembok
Acara Slametan Awali...
Acara Slametan Awali Pemugaran Pesanggrahan Langenharjo Keraton Solo
Lembaga Dewan Adat Keraton...
Lembaga Dewan Adat Keraton Solo Ganti Nama KGPH Mangkubumi Jadi KGPH Hangabehi
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
24 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
47 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Infografis
Afsel Sodorkan Dokumen...
Afsel Sodorkan Dokumen 750 Halaman Bukti Genosida Israel di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved