Ini pertimbangan Jokowi soal aturan malam buat anak
Kamis, 12 September 2013 - 12:55 WIB
Ini pertimbangan Jokowi soal aturan malam buat anak
A
A
A
Sindonews.com - Pengaturan jam malam untuk anak di wilayah Ibu Kota Jakarta masih belum ada konkret. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih mempertimbangkan banyak hal.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, masih mempertimbangkan efek baik dan buruknya dari aturan tersebut. Dia khawatir, jika itu jadi diterapkan akan mengganggu psikologi anak.
"Baru diukur plus minusnya. Harus dilihat dulu nanti ganggu pikiran anak-anak enggak. Mereka kan nanti jadi enggak bisa ke rumah teman," kata pria yang akrab disapa Jokowi ini, di Balai Kota Jakarta, Kamis (12/9/2013).
Maka itu, lanjut Jokowi, apabila aturan jam malam anak ini jadi direalisasikan harus diputuskan lebih dahulu klasifikasinya mulai dari kelas, umur dan sebagainya.
"Perlu dihitung dan dikalkulasikan dulu, aturan jam malam ini diberlakukan bagi anak umur berapa dan kelas berapa," terangnya.
Karena masih banyak memerlukan pertimbangan dan kajian, Jokowi mengaku, belum menentukan akan seperti apa bentuk aturan itu.
"Belum tahu apakah bentuknya Pergub atau bagaimana. Aturan Ini memerlukan peran sekolah, orang tua dan pemerintah dalam mewujudkannya," pungkasnya.
Bahkan, dia juga mengatakan, aturan jam malam bagi anak itu belum tentu dijalankan. Karena, kata dia, semua itu masih dalam kajian. "Baru disiapkan, belum tentu jadi atau tidak," tutupnya.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, masih mempertimbangkan efek baik dan buruknya dari aturan tersebut. Dia khawatir, jika itu jadi diterapkan akan mengganggu psikologi anak.
"Baru diukur plus minusnya. Harus dilihat dulu nanti ganggu pikiran anak-anak enggak. Mereka kan nanti jadi enggak bisa ke rumah teman," kata pria yang akrab disapa Jokowi ini, di Balai Kota Jakarta, Kamis (12/9/2013).
Maka itu, lanjut Jokowi, apabila aturan jam malam anak ini jadi direalisasikan harus diputuskan lebih dahulu klasifikasinya mulai dari kelas, umur dan sebagainya.
"Perlu dihitung dan dikalkulasikan dulu, aturan jam malam ini diberlakukan bagi anak umur berapa dan kelas berapa," terangnya.
Karena masih banyak memerlukan pertimbangan dan kajian, Jokowi mengaku, belum menentukan akan seperti apa bentuk aturan itu.
"Belum tahu apakah bentuknya Pergub atau bagaimana. Aturan Ini memerlukan peran sekolah, orang tua dan pemerintah dalam mewujudkannya," pungkasnya.
Bahkan, dia juga mengatakan, aturan jam malam bagi anak itu belum tentu dijalankan. Karena, kata dia, semua itu masih dalam kajian. "Baru disiapkan, belum tentu jadi atau tidak," tutupnya.
(mhd)