Jalan berlubang ditanami pohon pisang

Senin, 09 September 2013 - 19:24 WIB
Jalan berlubang ditanami...
Jalan berlubang ditanami pohon pisang
A A A
Sindonews.com - Protes warga atas jalan rusak masih terjadi di Kota Tanggerang Selatan (Tangsel). Kali ini, warga memprotes jalan rusak di sejumlah titik yang ada di Jalan Raya Siliwangi, jalan yang menjadi penghubung antara Ciputat dengan Pamulang.

Sebatang pohon pisang pun didirikan atas kubangan besar. Pemasangan batang pohon pisang lantaran protes sudah sering disampaikan, tetapi pemerintah tak juga menggubrisnya.

Selain menanam pisang di kubangan, pada batang pohon pisang terpasang tulisan "mana janji manismu", pemerintahnya kemana, ini tanggung jawab siapa? pemerintah buta , pemerintah tak mampu lagi bekerja".

Selain rawan kecelakaan, di jalan yang menjaadi kewenangan Provinsi Banten itu kerap mengalami kemacetan.

Salah seorang warga bernama Isram mengatakan, masyarakat sengaja menanam pohon lantaran sehari sebelumnya ada warga yang jatuh dari sepeda motor setelah terperosok di depan pusat perbelanjaan Pamulang Square. Akibatnya, pengendara sepeda motor harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

"Kami sengaja menanam pohon agar pengguna jalan tidak jadi korban kecelakaan lalu lintas (berikutnya)," ungkap dia, Senin (9/9/2013).

Dikatakan Isram, warga menyayangkan adanya pembiaran karena tidak tanggap untuk memperbaiki di jalan yang berdekatan dengan situ Ciledug itu.

"Memang benar Atut (Gubernur Banten) tidak mungkin bisa sering melihat kondisi jalan itu. Tapi kan warga Kota Tangsel yang setiap hari melintas," ucapnya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangsel Aries Kurniawan menuturkan, jalan tersebut merupakan kewenangan Pemprov Banten sesuai surat Keputusan (SK) gubernur Banten.
"Jalan tersebut sedang dalam tahap persiapan pembangunannya," katanya.

Pembangunan jalan itu terkendala karena adanya lahan milik Carrefour yang berada di depan jalan tersebut. Selain itu, PT PLN juga belum membongkar tiang listrik yang ada di sepanjang jalan tersebut.

"Untuk penanganan sementara jalan ditutup sebagian agar tidak membahayakan pengendara yang melintas," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
DPRD Banten Siap Bantu...
DPRD Banten Siap Bantu Sukseskan Program PTSL di Provinsi Banten
Gubernur Banten : Saya...
Gubernur Banten : Saya Merasa Bahagia karena Guru Sejahtera
Realisasi Insentif Nakes...
Realisasi Insentif Nakes Capai 53,04 Persen, Mendagri Apresiasi Gubernur Banten
Menakar Peluang Investasi...
Menakar Peluang Investasi di Banten di Tengah dan Pasca-Pandemi
Kecewa, Mahasiswa Lempari...
Kecewa, Mahasiswa Lempari Gedung DPRD Banten dengan Tomat Busuk
Tingkat Pengangguran...
Tingkat Pengangguran di Provinsi Banten Paling Tinggi
Berita Terkini
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
8 menit yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
6 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
6 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
7 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
7 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
7 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved