Pengusaha tahu tempe blokir jalan Solo-Semarang

Senin, 09 September 2013 - 18:47 WIB
Pengusaha tahu tempe...
Pengusaha tahu tempe blokir jalan Solo-Semarang
A A A
Sindonews.com - Ratusan warga yang mengatasnamakan Pengusaha Tahu dan Tempe di wilayah Kartasura, Sukoharjo, melakukan aksi blokade Jalan Solo-Semarang. Aksi blokade jalan tersebut dilakukan untuk memprotes harga kedelai yang melambung tinggi.

Berdasarkan pantauan SINDO, ratusan pengusaha tahu dan tempe tersebut mulai melakukan aksi blokadi jalan sekitar pukul 09.00 WIB, di pertigaan Tugu Kartasura. Pengusaha tersebut melakukan aksi dengan membawa poster yang berisikan harapan dan ejekan kepada pemerintah akibat tingginya harga kedelai.

Semakin siang, jumlah pengusaha yang melakukan aksi terus bertambah hingga memadati bahu jalan. Selain itu para pengusaha juga melakukan orasi tepat di Pertigaan Kartasura. Aksi masa tersebut sempat memacetkan arus lalu lintas baik dari arah Solo ataupun dari arah Semarang.

Dalam orasinya, para pengusaha tahu dan tempe meminta pemerintah agar menyetabilkan harga kedelai yang semakin meningkat setiap harinya. Mereka menilai kenaikan harga kedelai iti terus membuat mereka kesulitan dalam melakukan produksi tahu maupun kedelai.

Ketua Paguyuban, Pengusaha Tahu dan Tempe wilayah Kartasura, Suradi Cokro Ismoyo, menyebutkan harga kedelai impor saat ini mencapai Rp9 ribu setiap kilogram. Hal itu sangat berpengaruh sekali terhadap produksi tahu dan tempe di kalangan pengusaha.

Menurutnya dengan harga sebesar itu, pengusaha banyak yang mengurangi jumlah produksi. Ia mencontohkan untuk sekali produksi 100 potong tahu, diperlukan biasanya diperlukan uang sebesar Rp43 ribu. Uang tersebut dipakai untuk membeli kedelai dan dipakai untuk biaya produksi.

Akan tetapi karena kedelai saat ini mahal, uang tersebut tidak mencukupi. Menurutnya untuk membeli bahan baku kedelai saja dengan uang sebesar itu tidak mencukupi.

"Uang Rp43 ribu untuk membeli kedelai saja kurang, belum lagi untuk biaya produksi lainnya. Paling tidak kita membutuhkan uang sebesar Rp53 ribu untuk produksi 100 potong tahu," ucapnya.

Pihaknya mengatakan naiknya biaya produksi itu, tidak diimbangi dengan daya beli masyarakat. Menurutnya masyarakat enggan membeli tahu maupun tempe yang sudah dinaikkan harganya. Sehingga hal itu akan berdampak pada minimnya permintaan.

"Kita coba naikkan harga, akan tetapi pembeli tidak mau, kalau sudah begitu otomatis kita yang rugi. Kami harap pemerintah segera bertindak mengatasi harga kedelai ini," ucapnya.

Salah seorang pengusaha lain, Sumarno, menyebutkan pihknya dan beberapa pengusaha lain mengaku akan mogok produksi hingga tiga hari ke depan. Mogok itu terpaksa ia lakukan daripada menanggung rugi terus menerus.

Ia berharap setelah mogok produksi, harga kedelai akan kembali stabil seperti semula dan para pengusaha tidak mengalami kerugian. "Harga kedelai pada angka Rp7 ribu-Rp8 ribu setiap kilogram itu sudah aman bagi para pengusaha tahu tempe," ucapnya.
(rsa)
Berita Terkait
Viral! Penjual Asongan...
Viral! Penjual Asongan Bagikan Dagangannya Gratis untuk Pendemo RUU Pilkada, Netizen Terharu
Ditanyai Soal Demo Pedagang...
Ditanyai Soal Demo Pedagang Thrifting, Mendag Zulhas Malah Nyelonong
Pedagang Pasar Toraja...
Pedagang Pasar Toraja Utara Demo di Kantor DPRD, Ini Tuntutannya
Tinjau 4 Halte, Ariza...
Tinjau 4 Halte, Ariza Akan Bantu Pedagang Korban Demo 8 Oktober
Demo Kemendag, Pedagang...
Demo Kemendag, Pedagang Thrifting Sebut Pemerintah Lebih Pilih Impor Baju China
Aksi Demo Pedagang Pasar...
Aksi Demo Pedagang Pasar Bantar Gebang
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved