Tak ada TPS khusus, panitia layani pemilih
Rabu, 28 Agustus 2013 - 16:31 WIB
Tak ada TPS khusus, panitia layani pemilih
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang tidak membuat Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus untuk memfasilitasi pemilih yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit maupun di ruang tahanan dalam Pilkada Jawa Timur (Jatim).
Namun, KPU tetap melayani mereka dengan menugaskan panitia untuk melayani pemilih yang sedang menjalani rawat inap.
Komisioner Divisi Keuangan dan Logistik KPU Kota Malang, Rusmifahrizal Rustam, mengatakan pasien rumah sakit, polisi dan anggota KPU bisa menggunakan hak pilihnya di TPS terdekat dengan syarat membawa form C6 atau surat undangan pemilihan.
"Ini berdasarkan surat edaran KPU Jawa Timur," kata Rusmifahrizal Rustam, Rabu (28/8/2013).
Rustam menambahkan, KPU Kota Malang mendirikan empat TPS di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Tiga berada di Lapas Lowokwaru dan satu berada di Lapas Wanita Sukun.
Sementara itu, lanjut Rustam, kebutuhan logistik untuk empat TPS di Lapas baru didistribusikan saat hari H pencoblosan atau Kamis (29/8/2013) pagi. Sebab, KPU harus berkoordinasi dulu dengan polisi dan sipir Lapas untuk distribusinya.
Namun, KPU tetap melayani mereka dengan menugaskan panitia untuk melayani pemilih yang sedang menjalani rawat inap.
Komisioner Divisi Keuangan dan Logistik KPU Kota Malang, Rusmifahrizal Rustam, mengatakan pasien rumah sakit, polisi dan anggota KPU bisa menggunakan hak pilihnya di TPS terdekat dengan syarat membawa form C6 atau surat undangan pemilihan.
"Ini berdasarkan surat edaran KPU Jawa Timur," kata Rusmifahrizal Rustam, Rabu (28/8/2013).
Rustam menambahkan, KPU Kota Malang mendirikan empat TPS di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Tiga berada di Lapas Lowokwaru dan satu berada di Lapas Wanita Sukun.
Sementara itu, lanjut Rustam, kebutuhan logistik untuk empat TPS di Lapas baru didistribusikan saat hari H pencoblosan atau Kamis (29/8/2013) pagi. Sebab, KPU harus berkoordinasi dulu dengan polisi dan sipir Lapas untuk distribusinya.
(rsa)