Polda Metro Jaya akan periksa anggota polisi & TNI
Selasa, 27 Agustus 2013 - 16:20 WIB
Polda Metro Jaya akan periksa anggota polisi & TNI
A
A
A
Sindonews.com - Hingga kini Polda Metro Jaya masih menelusuri asal peluru yang menewaskan seorang pelajar dalam bentrokan berdarah di Komplek Menzikon TNI AD, Pasar Rebo, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.
Setelah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, diketahui kalau ada seorang anggota kepolisian dan seorang anggota TNI dalam tawuran tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya KombesPol Rikwanto mengatakan, dua orang anggota tersebut merupakan warga yang merupakan penduduk di daerah tersebut. Mereka pun sempat terlihat saat peristiwa bentrok terjadi.
"Dari keterangan saksi, saat bentrok terjadi, dua anggota itu keluar dari rumah dan melihat keributan yang sedang terjadi," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (27/8/2013).
Saat mereka melihat peristiwa tersebut, tiba tiba terdengar suara tembakan sebanyak tujuh kali yang diketahui berasal dari dalam komplek
"Mereka rencananya mau membubarkan keributan. Namun sewaktu mau membubarkan ada yang tertembak," jelasnya.
Oleh karena itulah, pihaknya pun akan berencana melakukan pemeriksaan terhadap dua orang anggota Polisi serta TNI tersebut untuk dimintai keterangan. Sejauh ini polisi sudah memeriksa enam orang saksi yang ada di lokasi kejadian.
Sebelumnya, satu orang tewas tertembak dalam tawuran antar pemuda warga Komplek Menzikon TNI AD dengan warga yang diduga dari Ciracas, Jakarta Timur pada Minggu 25 Agustus 2013 dini hari.
Setelah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, diketahui kalau ada seorang anggota kepolisian dan seorang anggota TNI dalam tawuran tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya KombesPol Rikwanto mengatakan, dua orang anggota tersebut merupakan warga yang merupakan penduduk di daerah tersebut. Mereka pun sempat terlihat saat peristiwa bentrok terjadi.
"Dari keterangan saksi, saat bentrok terjadi, dua anggota itu keluar dari rumah dan melihat keributan yang sedang terjadi," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (27/8/2013).
Saat mereka melihat peristiwa tersebut, tiba tiba terdengar suara tembakan sebanyak tujuh kali yang diketahui berasal dari dalam komplek
"Mereka rencananya mau membubarkan keributan. Namun sewaktu mau membubarkan ada yang tertembak," jelasnya.
Oleh karena itulah, pihaknya pun akan berencana melakukan pemeriksaan terhadap dua orang anggota Polisi serta TNI tersebut untuk dimintai keterangan. Sejauh ini polisi sudah memeriksa enam orang saksi yang ada di lokasi kejadian.
Sebelumnya, satu orang tewas tertembak dalam tawuran antar pemuda warga Komplek Menzikon TNI AD dengan warga yang diduga dari Ciracas, Jakarta Timur pada Minggu 25 Agustus 2013 dini hari.
(ysw)