Soal Perda KLA, ini pengakuan Ketua DPRD Depok

Selasa, 27 Agustus 2013 - 13:10 WIB
Soal Perda KLA, ini...
Soal Perda KLA, ini pengakuan Ketua DPRD Depok
A A A
Sindonews.com - Lima tahun berjalan dicanangkan sebagai Kota Layak Anak (KLA) hingga kini Depok belum memiliki peraturan daerah (Perda) yang mengaturnya. Hingga akhirnya DPRD Depok mengajukan Perda inisiatif terkait KLA pada awal 2013.

Namun memasuk masa sidang II terjadi deadlock antara Pemkot Depok dengan DPRD. Deadlock terjadi lantaran belum adanya pemahaman yang sama. Bahkan DPRD menuding pemkot tak siap menerapkan perda tersebut jika nanti sudah disyahkan.

"Jika sudah ada Perda tersebut maka seluruh aspek harus merunut pada konsep layak anak. Termasuk secara infrastruktur, anggaran dan sistem. Artinya, jika sudah ada Perda maka jika Pemkot hendak membangun gedung harus mengikuti konsep ramah anak," kata Ketua DPRD Depok Rintis Yanto di Gedung DPRD Kota Depok, Selasa (27/8/2013).

Menurut dia, ketidaksiapan pemkot itulah yang menjadi penghalang Perda itu belum juga digodok.

"Padahal kita sudah usulkan. Tapi pemkot tidak siap. Saat ini akan kita kebut perda itu. Bulan depan ditargetkan masuk pembahasan," paparnya.

Namun pernyataan terbalik justru diungkapkan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail. Dia mengklaim bahwa Pemkot Depok telah mensyahkan Peraturan Daerah terkait KLA pada 2011. "Dan kita beruntung mendapat penghargaan kategory KLA pratama," katanya.

Depok ditetapkan sebagai KLA oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan yang saat itu dijabat Meutia Hatta pada tahun 2008. Selain Depok ada 15 kota layak anak di Indonesia di antaranya Solo, Gorontalo, Jambi.

Konsepnya adalah kota/kabupaten yang telah meramu semangat memberikan perlindungan terhadap anak dan hak-haknya. Selain itu, kota layak anak harus memiliki tempat bermain untuk anak, ruang terbuka hijau yang luas.
(ysw)
Berita Terkait
Pemkot Depok Banjir...
Pemkot Depok Banjir Kritik, Bongkar Pasang Trotoar Jalan Margonda
Kolaborasi Olahraga...
Kolaborasi Olahraga dengan Industri Kreatif,Gekrafs Depok Gelar Turnamen Sepak Bola untuk Anak
Pemkot Depok Izinkan...
Pemkot Depok Izinkan Warga Ziarah Kubur dengan Penerapan Prokes
Sambangi Kantor PCNU...
Sambangi Kantor PCNU Depok, PDIP Ingin Dapatkan Saran Soal Penangangan Covid-19
Pemkot Depok Pertimbangkan...
Pemkot Depok Pertimbangkan Lakukan Swab Test di Lokasi Keramaian
Usia ke-21 Kota Depok,...
Usia ke-21 Kota Depok, Momentum Refleksi Diri
Berita Terkini
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
28 menit yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
1 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
2 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
3 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
4 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
4 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved