Perampokan modus kempisi ban mulai marak di Cirebon
Senin, 26 Agustus 2013 - 15:34 WIB
Perampokan modus kempisi ban mulai marak di Cirebon
A
A
A
Sindonews.com - Perampokan dengan modus mengempesi ban mobil korban terjadi di Kota Cirebon. Seperti dialami Eli (40) warga Jalan Sena No 18, Bima Indah, Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon ini.
Baru saja dia mengambil uang di bank sebesar Rp52 juta, tapi tak lama kemudian digondol rampok itu dengan modus dikempisi ban mobilnya..
Ceritanya, Eli bersama anaknya baru saja dari Bank BNI Jalan Yos Sudarso, Cangkol, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Ketika melintasi Jalan Cipto Mangunkusomo, muncul dua pemuda mengendai sepeda motor memberitahu jika ban mobilnya kempis.
Eli berhenti di sekitar pusat perbelanjaan Gunung Sari Trade Center (GTC), lalu dia minta tolong
tukang parkir, rupanya tukang parki itu tidak bisa. Eli kemudian meninggalkan di mobil bagian depan untuk mencari tukang tambal ban.
Ketika dia mencari pertolongan itulah, datang orang yang nekat mengambil tasnya yang berisi yang Rp52 juta.
Warga yang melihat langsung teriak maling dan mengejar, tapi tidak berhasil karena pelaku menggunakan sepeda motor jenis Satria melaku dengan kecepatan tinggi.
"Pemilik mobil sedang mencari tambal ban. Seorang pelaku mengitari mobil dan membuka pintu tengah mobil, kemudian mengambil tas yang katanya ada uang puluhan juta," ungkap salah satu saksi, Vina (30), Senin (26/8/2013).
Eli mengaku syok dengan kejadian itu, uang tunai di dalam tas warna merah yang diletakan di jok belakang raib.
Kapolsek Utara Barat, Kompol Hasanudin, mengakui modus perampokan dengan cara mengempisi
merupakan modus pencurian baru yang ditemuinya. Dia menduga insiden itu sudah direncanakan pelaku.
"Diduga pengempisan ban telah dilakukan sejak dari bank di mana korban menarik uang tunai. Setelah dicek, pengempisan menggunakan plat yang sudah dibengkokkan," papar dia.
Lebih jauh, pihaknya masih berupaya melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dan barang bukti. Pihaknya juga membentuk tim untuk mengejar para pelaku.
Pihaknya akan menyelidikan kasus itu dan mengejar pelakunya. Aksi pencurian itu sendiri sempat terekam CCTV salah satu apotek yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Dari rekaman tersebut, pelaku diduga berjumlah dua orang dengan usia sekitar 25-28 tahun, yang melakukan aksinya mengendarai sepeda motor Satria FU Silver.
Baru saja dia mengambil uang di bank sebesar Rp52 juta, tapi tak lama kemudian digondol rampok itu dengan modus dikempisi ban mobilnya..
Ceritanya, Eli bersama anaknya baru saja dari Bank BNI Jalan Yos Sudarso, Cangkol, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Ketika melintasi Jalan Cipto Mangunkusomo, muncul dua pemuda mengendai sepeda motor memberitahu jika ban mobilnya kempis.
Eli berhenti di sekitar pusat perbelanjaan Gunung Sari Trade Center (GTC), lalu dia minta tolong
tukang parkir, rupanya tukang parki itu tidak bisa. Eli kemudian meninggalkan di mobil bagian depan untuk mencari tukang tambal ban.
Ketika dia mencari pertolongan itulah, datang orang yang nekat mengambil tasnya yang berisi yang Rp52 juta.
Warga yang melihat langsung teriak maling dan mengejar, tapi tidak berhasil karena pelaku menggunakan sepeda motor jenis Satria melaku dengan kecepatan tinggi.
"Pemilik mobil sedang mencari tambal ban. Seorang pelaku mengitari mobil dan membuka pintu tengah mobil, kemudian mengambil tas yang katanya ada uang puluhan juta," ungkap salah satu saksi, Vina (30), Senin (26/8/2013).
Eli mengaku syok dengan kejadian itu, uang tunai di dalam tas warna merah yang diletakan di jok belakang raib.
Kapolsek Utara Barat, Kompol Hasanudin, mengakui modus perampokan dengan cara mengempisi
merupakan modus pencurian baru yang ditemuinya. Dia menduga insiden itu sudah direncanakan pelaku.
"Diduga pengempisan ban telah dilakukan sejak dari bank di mana korban menarik uang tunai. Setelah dicek, pengempisan menggunakan plat yang sudah dibengkokkan," papar dia.
Lebih jauh, pihaknya masih berupaya melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dan barang bukti. Pihaknya juga membentuk tim untuk mengejar para pelaku.
Pihaknya akan menyelidikan kasus itu dan mengejar pelakunya. Aksi pencurian itu sendiri sempat terekam CCTV salah satu apotek yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Dari rekaman tersebut, pelaku diduga berjumlah dua orang dengan usia sekitar 25-28 tahun, yang melakukan aksinya mengendarai sepeda motor Satria FU Silver.
(lns)