6 caleg DPRD Jabar bermasalah moral

Sabtu, 24 Agustus 2013 - 00:24 WIB
6 caleg DPRD Jabar bermasalah...
6 caleg DPRD Jabar bermasalah moral
A A A
Sindonews.com - KPU Jawa Barat sudah menetapkan 1.152 orang caleg untuk DPRD Jawa Barat dalam daftar calon tetap (DCT) pada Rabu (21/8/2013). Ada sejumlah nama yang dikritisi masyarakat sebelum DCT ditetapkan.

"Dari 1.152 caleg untuk DPRD Jawa Barat, yang ditanggapi atau dikritisi masyarakat ada delapan orang," ujar Ketua KPU Jawa Barat, Yayat Hidayat, di Kantor KPU Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat (23/8/2013).

Dari delapan orang itu, salah satunya berkaitan soal administrasi yaitu ijazah. Tap setelah diklarifikasi, ternyata ijazah yang bersangkutan tidak bermasalah.

Satu orang kemudian dikritisi kesehatannya. "Berkaitan dengan kesehatan, kita sudah klarifikasi ke partainya yaitu Gerindra. Gerindra menggantinya dengan calon lain," ungkapnya.

Sedangkan enam caleg sisanya dikeluhkan masarakat karena bermasalah moral. Tapi tidak semua partai mengganti calegnya yang dinilai punya masalah moral. "Hanya satu yang diganti yaitu caleg dari PKB," kata Yayat.

Sementara lima caleg lainnya tidak diganti oleh partai masing-masing meski sudah diklarifikasi. "Partainya mengatakan tetap akan mencalonkan yang bersangkutan," ucapnya.

Terkait caleg yang moralnya bermasalah, Yayat ogah menyebut siapa saja mereka dan berasal dari partai mana. "Yang jelas berkaitan dengan perilaku kehidupan sosial," jelasnya.

Yayat mengatakan, KPU bisa mencoret caleg jika persyaratan administrasinya tidak terpenuhi. Hal itu beda jika caleg yang bersangkutan diprotes masyarakat.

"Kalau berkaitan dengan administrasi, kita bisa eksekusi. Tapi kalau berkaitan moral atau etika, itu terserah partai yang bersangkutan," tegasnya.

Khusus untuk yang bermasalah administrasi, KPU sudah mencoret satu orang yaitu Wakil Bupati Cirebon, Ason Sukarsa. Penyebabnya, Ason tidak menyerahkan surat ke KPU yang berisi tentang pengunduran diri dia sebagai wakil bupati. Partai Golkar pun langsung mengganti Ason dengan caleg lain.

Setelah DCT diumumkan, KPU akan menunggu hingga beberapa waktu ke depan apakah aga gugatan dari parpol ke Bawaslu atau tidak. Jika tidak ada, KPU akan langsung melangkah ke tahapan pemilu selanjutnya.
(lns)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
7 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
10 jam yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
10 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
12 jam yang lalu
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
12 jam yang lalu
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
13 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved