Ini yang dikeluhkan penumpang KRL

Jum'at, 23 Agustus 2013 - 20:54 WIB
Ini yang dikeluhkan...
Ini yang dikeluhkan penumpang KRL
A A A
Sindonews.com - Sejak Tiket Harian berjaminan (THB) diberlakukan sejak kemarin, antrean ratusan penumpang terlihat disejumlah stasiun. Antrean tersebut disebabkan banyaknya penumpang yang mempertanyakan sistem baru tersebut yang mewajibkan penumpang memberi uang jaminan sebesar Rp5.000.

Penumpang KRL, Resty (27) mengatakan, meskipun dirinya sudah memahami mekanisme THB, namun dirinya mengaku kesal karena waktu mengantre lebih lama. Dirinya memaklumi sebagian masyarakat menolak untuk membayar uang jaminan, karena belum percaya.

Tidak hanya itu keadaan kereta yang semakin sesak tentu membuat pengguna kereta enggan memberikan kepercayaan kepada PT KCJ. "Memang sangat keberatan jika harus membayar lebih mahal, melihat saat ini kondisi kereta sangat tidak manusiawi," ucap ketika ditemui di Stasiun Cikini, Jakarta pusat, Jumat (23/8/2013).

Hal serupa diungkapkan Ahmad Romdoni (29), dirinya menjadi pengguna kereta karena memang transportasi tersebut yang masuk akal untuk bisa mencapai tempat kerja.

Namun dengan kebijakan baru ini dirinya otomatis harus membayar lebih. Yang disayangkan olehnya adalah ketika penumpang turun di stasiun yang beda dengan stasiun tujuan awal maka uang jaminan akan hangus tidak bisa diambil.

"Jika sebelumnya kita salah turun stasiun mesin akan menolak, saat ini tidak tapi konsekuensinya adalah uang jaminan kita hilang," tuturnya.
(ysw)
Berita Terkait
3 Alasan Mengapa Kereta...
3 Alasan Mengapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak Menurut KAI
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
10 Kereta Api Tercepat...
10 Kereta Api Tercepat di Dunia, Nomor 1 Melaju 460 Km/Jam
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Dampak Banjir, Seluruh...
Dampak Banjir, Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Kembali Dibatalkan Hari ini
Pembebasan Lahan Rel...
Pembebasan Lahan Rel Kereta Api di Pangkep Ditarget Rampung 2 Bulan
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
5 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
6 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
7 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
9 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
10 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
10 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved