Amerika pun kesulitan tangani bayi dibawah 400 gram

Kamis, 22 Agustus 2013 - 20:38 WIB
Amerika pun kesulitan...
Amerika pun kesulitan tangani bayi dibawah 400 gram
A A A
Sindonews.com - Hingga kini, tiga dari bayi kembar lima pasangan Bagus Prasnawira (37) dan Enita Fentrikana (31) masih dalam kondisi kritis karena terlahir prematur atau baru berusia 24 minggu dikandungan.

Direktur Medis dan Keperawatan Rumah Sakit Harapan Kita Didi Danukusumo mengatakan saat ini kondisi bayi kembar lainnya masih dalam keadaan kritis.

"Hamil 24 minggu dengan bayi 300-400 gram penanganannya tidak mudah. Masa kritis tujuh hari pertama, kalau mereka mampu bertahan, perkembangannya kami tidak dapat menjamin," ungkapnya ketika ditemui di Rumah Sakit Anak Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jakarta Barat, Kamis (22/8/2013).

Saat ini, kata Didi, anak kedua dan ketiga bayi kembar pasutri Bagus dan Enita tidak bisa diselamatkan. Sedangkan yang lain masih dalam perawatan ruang NICU dengan alat bantu nafas dan monitoring.

Menurut Dokter ahli persalinan tersebut, di negara maju seperti Amerika sekalipun, ukuran berat bayi dengan rata-rata 400 gram sangat rentan tidak dapat bertahan hidup. Padahal disana memiliki peralatan medis yang sangat canggih.

"Kami masih lakukan upaya semaksimal mungkin dengan sejumlah dokter ahli dan bidan untuk mempertahankan hidup keempat bayi kembar tersebut," jelasnya.

Sedangkan, untuk kondisi sang Ibu, kata Didi, saat ini dalam masa pemulihan pasca melahirkan. "Kateter dan impusan sang ibu sudah dicabut," ungkapnya.
(ysw)
Berita Terkait
Heboh, Anak Ikan Hiu...
Heboh, Anak Ikan Hiu Berwajah Manusia Ditangkap Nelayan Rote
Aneh! 220 Kali Kencan...
Aneh! 220 Kali Kencan Berujung Kegagalan, Model Ini Nikahi Anjingnya
Ajaib! Wanita dengan...
Ajaib! Wanita dengan 2 Vagina, Uteri dan Serviks Lahirkan Bayi Lucu
Pria India Dua Tahun...
Pria India Dua Tahun Sakit Perut, Hasil Rontgen Kejutkan Para Dokter
Mobil dari Batu Bata...
Mobil dari Batu Bata Muncul di Jalan, Netizen Sebut Bugatti Zaman Majapahit
Kowloon Walled City,...
Kowloon Walled City, Kota Tanpa Hukum yang Jadi Surga Para Kriminal
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
9 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
11 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
11 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
24 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
47 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved