Warga 4 dusun di Kulonprogo kesulitan air bersih

Rabu, 21 Agustus 2013 - 14:14 WIB
Warga 4 dusun di Kulonprogo...
Warga 4 dusun di Kulonprogo kesulitan air bersih
A A A
Sindonews.com - Musim kemarau mulai dirasakan warga Kulonprogo. Warga empat dusun dari dua desa, Kalirejo dan Hargotirto, Kecamatan Kokap, mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Akibatnya, merekapun kini terpaksa mengandalkan air dari beberapa mata air kecil untuk keperluan sehari-hari.

Salah satu warga Dusun Plampang II, Kalirejo, Narko (45) mengatakan, debit aliran air dari sumber mata air besar yang disalurkan ke bak penampungan di rumahnya dengan selang panjang sudah semakin kecil.

Bahkan, air beberapa kali tidak mengalir lagi. Dia terpaksa mengambil air dari sumber mata air kecil, yang berjarak 500 meter dari rumah.

“Air yang ada di sana juga tidak terlalu banyak. Untuk mengisi penampung di rumah saya harus bolak-balik lima kali dengan jeriken berisi 10 liter. Airnya untuk keperluan sehari-hari,” kata Narko, Rabu (21/8/2013).

Narko tidak sendirian. Warga lain di dusunnya melakukan hal serupa setelah air bersih semakin jarang didapatkan seminggu terakhir. Saat ini sebagian warga sudah mulai beralih ke beberapa belik atau sumber air untuk kebutuhan air bersih untuk keperluan minum, masak dan mandi.

Sedangkan untuk keperluan mencuci, warga memanfaatkan aliraan air sungai yang berjarak sekitar satu kilometer dari desa. Dari pengalaman tahun sebelumnya, bulan-bulan puncak musim kemarau ini air semakin sulit didapatkan. Dia juga memperkirrakan beberapa belik dan mata air kecil di dusunnya akan mengering bila tak ada hujan dalam 10 hari ke depan.

“Sekarang sudah mulai asat (surut) airnya. Kalau tidak ada hujan, kurang dari dua minggu lagi mungkin air sudah benar-benar susut. Mencari air bersih untuk keperluan sehari-hari akan semakin sulit,” imbuhnya.

Mujiyono (51) warga Dusun Sebatang, Hargotirto menambahkan, sebagian warga dusun bagian atas di wilayahnya juga mulai kesulitan air. Debit air pada selang dari mata air sudah tak banyak lagi. Warga kini mengambil air dengan jeriken di sumber air terdekat.
(rsa)
Berita Terkait
Kemarau, 15 Desa di...
Kemarau, 15 Desa di Lereng Gunung Slamet Krisis Air Bersih
Kemarau, Warga Lombok...
Kemarau, Warga Lombok Timur Mulai Kesulitan Air Bersih
Dampak Kemarau Panjang,...
Dampak Kemarau Panjang, Ganjar Milenial Bantu Ketersediaan Air Bersih di Donggala
Kemarau Panjang, Situbondo...
Kemarau Panjang, Situbondo Alami Krisis Air Bersih
Prihatin Warga Pesisir...
Prihatin Warga Pesisir Kekeringan, Kodim 1422 Maros Bagikan Air Bersih
Warga Desa Tumpabiring...
Warga Desa Tumpabiring Maros Kesulitan Air bersih
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
8 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
8 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
10 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved