Revitalisasi pasar gagal, bangunan mangkrak

Selasa, 20 Agustus 2013 - 20:22 WIB
Revitalisasi pasar gagal,...
Revitalisasi pasar gagal, bangunan mangkrak
A A A
Sindonews.com – Upaya Pemerintah Kota Semarang merevitalisasi pasar-pasar tradisional dinilai gagal. Sebab, sampai sekarang banyak kios di pasar yang memiliki bangunan megah tersebut mangkrak tak berfungsi.

Pasar Sampangan misalnya, pasar yang baru digunakan oleh pedagang pada 27 Februari 2012 lalu, kini kondisinya memprihatinkan. Dari pantauan KORAN SINDO kemarin, bangunan pasar megah berlantai tiga tersebut, hanya dua lantai yang digunakan oleh pedagang untuk aktivitas jual beli.

Sementara, kondisi lengang terlihat di lantai tiga pasar tersebut. Tempat paling atas yang awalnya difungsikan sebagai lokasi berjualan bagi pedagang makanan itu, kondisinya lengang tak berpenghuni.

Puluhan kios yang ada di lantai tersebut hingga kini kosong. Tak ada satupun aktivitas pedagang di tempat itu.

“Pedagang tidak mau disuruh berjualan di atas, soalnya dulu pernah berjualan di sana, kondisinya sepi pembeli. Lagi pula siapa yang mau ke lantai atas, orang sudah capek karena harus naik tangga cukup tinggi untuk mencapainya,” kata Muntamah, 62, pedagang sembako di pasar Sampangan, Selasa (20/8/2013).

Hal tersebut dibenarkan Ny Eni,51, salah satu pembeli di pasar tersebut.

Menurut dia, konsep design pasar Sampangan tidak sesuai dengan pasar tradisional. Lokasinya yang bertingkat dan hanya memiliki akses tangga, membuat pembeli enggan menuju tempat itu.

“Malas ke lantai atas, sudah capek dan tidak kuat kalau harus menaiki tangga ke lantai itu,” kata dia.

Tidak hanya di pasar Sampangan, kondisi serupa juga terlihat di pasar Mrican Kota Semarang. Lantai dua pasar tersebut yang sebetulnya diperuntukkan bagi pedagang buah, kosong tak berpenghuni.

Para pedagang lebih memilih berjualan buah di pinggir jalan yang terletak di depan pasar. Mereka membangun lapak-lapak di sepanjang jalan, sehingga menambah semerawutnya kemacetan di kawasan itu.

“Dulu setelah pasar ini jadi, kami memang disuruh berjualan di sana, tapi kondisinya sepi karena pembeli tidak mau ke atas, akhirnya kami memilih berjualan di pinggir jalan daripada menempati lokasi pasar,” kata Ponimah,55, pedagang buah di pasar Mrican yang sudah berjualan selama 12 tahun.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Nugroho saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mengaku tidak turut andil dalam perencanaan revitalisasi pasar tradisional di Kota Semarang.
Menurutnya, ia hanya melanjutkan apa yang telah dikonsep pendahulunya sejak dulu.

“Mengenai konsep design pasar tradisional, saya tidak tahu, sebab saya hanya meneruskan saja. Saya rasa pembangunan tersebut sudah melalui perencanaan yang matang,” jawabnya.

Meski begitu, Nugroho berjanji akan terus melakukan evaluasi pembenahan pasar tradisional di Kota Semarang. Ia akan memerintahkan jajaran kepala pasar, untuk terus bekerja ekstra untuk mengatasi permasalahan itu.

Mengenai pedagang yang memilih berjualan di pinggir jalan dibanding di dalam pasar, Nugroho mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menertibkannya.

“Mestinya tidak boleh berjualan di pinggir jalan, kita sudah memfasilitasi dengan membuatkan tempat di dalam pasar, kami akan terus berupaya mengajak mereka memanfaatkan lokasi yang ada. Jika tetap membandel, kami akan melakukan penertiban bersama petugas terkait (Satpol PP),” pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Sentra Ikan Bulak Surabaya...
Sentra Ikan Bulak Surabaya Bakal Disulap Jadi Sentra Pengolahan Hasil Laut
Legislator Makassar...
Legislator Makassar Dorong Pemberdayaan Pasar Tradisional
Pj Wali Kota Makassar...
Pj Wali Kota Makassar Soroti Kondisi Pasar Tradisional
Biar Tak Ada Kerumunan...
Biar Tak Ada Kerumunan Baru, Pasar Tradisional Tetap Dibuka
Pemasangan Tiang Pancang...
Pemasangan Tiang Pancang Pembangunan Pasar Tempe Segera Dilakukan
Khofifah Dorong Pasar...
Khofifah Dorong Pasar Tradisional Terapkan Ganjil Genap
Berita Terkini
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
6 menit yang lalu
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
16 menit yang lalu
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
6 jam yang lalu
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
7 jam yang lalu
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
7 jam yang lalu
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
8 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved