5 kejanggalan kasus pembunuhan Sisca Yofie

Rabu, 14 Agustus 2013 - 11:32 WIB
5 kejanggalan kasus...
5 kejanggalan kasus pembunuhan Sisca Yofie
A A A
Sindonews.com - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, menyatakan agar Polresta Bandung tidak terburu-buru menyimpulkan kasus kematian Fransiesca Yofie alias Sisca Yofie akibat kejahatan dengan kekerasan (penjambretan) yang dilakukan dua pelaku W dan A. Sebab, menurut Neta, IPW menilai ada lima kejanggalan dalam peristiwa tersebut.

Pertama, disebutkan rambut korban masuk ke gir motor sehingga terseret. Fakta ini disebut sangat tidak masuk akal. Menurutnya, konstruksi sepeda motor tidak memungkinkan untuk itu.

"Lalu apakah ada bekas-bekas rambut korban melilit di gir tersebut hingga korban bisa terseret begitu jauh?" sebut Neta dalam keterangan resminya kepada Sindonews, Rabu (14/8/2013).

Kedua, lanjut Neta, disebutkan korban dibacok saat terseret motor. Padahal di wajah korban terlihat ada dua luka bacok. Tepatnya di bagian kanan dan kiri. Lukanya menganga dari atas dan mengecil ke bawah. "Ini menunjukkan korban dibacok lebih dulu sebelum diseret," paparnya.

Ketiga, dari CCTV terlihat korban hanya terkulai diam saat diseret. Fakta ini menunjukkan bahwa setelah dibacok, korban dalam keadaan sekarat langsung diseret.

"Keempat, data, foto-foto dan pertemanan di dua facebook korban mendadak hilang. Sepertinya ada pihak tertentu yang sengaja menghilangkannya. Bisa jadi, orang tersebut adalah orang dekat atau mantan orang dekat yang mengetahui password facebook korban," sambungnya.

Kelima, dari facebook tersebut terlihat korban sedang bertikai dengan seseorang. Fakta-fakta ini mengindikasikan korban sesungguhnya adalah target yang sudah diincar sejak lama.

Apalagi diketahui selama ini, korban sering berpindah-pindah tempat tinggal (untuk menghindari seseorang). Ada pun penjambretan menjadi kamuflase.

"Polisi harus bekerja keras mengungkap semua ini, termasuk mengungkap apakah kedua tersangka yang sudah ditahan itu merupakan pembunuh bayaran atau "pengaku pelaku bayaran". Mantan teman dekat korban Kompol Albertus Eko Budiarto juga perlu dimintai bantuannya agar polisi mendapatkan petunjuk untuk mengungkap kasus ini dengan terang benderang," jelas Neta.
(rsa)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Koops TNI Habema Ungkap...
Koops TNI Habema Ungkap Satu Warga Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata OPM
46 menit yang lalu
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
1 jam yang lalu
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
1 jam yang lalu
Asosiasi Kepala Desa...
Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia di NTB Dukung MBG Diperluas hingga Pelosok
2 jam yang lalu
BNPB Pulihkan Akses...
BNPB Pulihkan Akses Air Bersih di Merapi dengan Pipanisasi Sepanjang 30 Km
3 jam yang lalu
ITS Dorong Mahasiswa...
ITS Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi untuk Mendukung Kinerja PLN
3 jam yang lalu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved