Tabrak trotoar, warga Bantul tewas di Jembatan Progo
Selasa, 13 Agustus 2013 - 16:01 WIB
Tabrak trotoar, warga Bantul tewas di Jembatan Progo
A
A
A
Sindonews.com - Nasib nahas menimpa Partidjo (50), warga Srandakan, Bantul. Ia tewas di Jembatan Sungai Progo, Brosot, Galur, seusai terlibat kecelakaan tunggal. Sedangkan rekannya Ribut (45), warga Pandak, Bantul, segera dilarikan ke rumah sakit.
Saksi mata Sarwadi (30), mengatakan, kecelakaan bermula ketika korban yang mengendarai sepeda motor Honda Super Cup nopol AB 3868 GK dan berboncengan dengan Ribut melaju dari arah timur menuju ke barat. Korban memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi.
“Mungkin karena kecepatan terlalu tinggi, begitu sampai lokasi kejadian sepeda motor yang ditumpangi keduanya oleng ke kiri dan menabrak trotoar di atas jembatan. Keduanya langsung terkapar,” kata Sarwadi, Selasa (13/8/2013).
Warga sekitar yang mengetahui peristiwa itu, kata dia, langsung melaporkannya ke Polsek Galur yang langsung menerjunkan anggotanya untuk melakukan pengecekan dan memberikan pertolongan pertama. Namun sayang, Partijo akhirnya tewas di lokasi kejadian.
Korban menderita luka lecet di tangan kanan, wajah, rahang patah serta menglami pendarahan di telinga. Sedangkan Ribut yang mengalami cedera serius di tangan kanan dilarikan ke RS PKU Mummadiyah Bantul.
Kanit Laka Satlantas Polres Kulonprogo, Iptu Sigit Purnomo, membenarkan kecelakaan tersebut. Menurut dia, berdasarkan hasil penyidikan, kecelakaan itu terjadi karena korban kurang berhati-hati sehingga tidak bisa mengontrol laju kendaraan.
Saksi mata Sarwadi (30), mengatakan, kecelakaan bermula ketika korban yang mengendarai sepeda motor Honda Super Cup nopol AB 3868 GK dan berboncengan dengan Ribut melaju dari arah timur menuju ke barat. Korban memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi.
“Mungkin karena kecepatan terlalu tinggi, begitu sampai lokasi kejadian sepeda motor yang ditumpangi keduanya oleng ke kiri dan menabrak trotoar di atas jembatan. Keduanya langsung terkapar,” kata Sarwadi, Selasa (13/8/2013).
Warga sekitar yang mengetahui peristiwa itu, kata dia, langsung melaporkannya ke Polsek Galur yang langsung menerjunkan anggotanya untuk melakukan pengecekan dan memberikan pertolongan pertama. Namun sayang, Partijo akhirnya tewas di lokasi kejadian.
Korban menderita luka lecet di tangan kanan, wajah, rahang patah serta menglami pendarahan di telinga. Sedangkan Ribut yang mengalami cedera serius di tangan kanan dilarikan ke RS PKU Mummadiyah Bantul.
Kanit Laka Satlantas Polres Kulonprogo, Iptu Sigit Purnomo, membenarkan kecelakaan tersebut. Menurut dia, berdasarkan hasil penyidikan, kecelakaan itu terjadi karena korban kurang berhati-hati sehingga tidak bisa mengontrol laju kendaraan.
(rsa)