Bajoe kembali memanas, perahu dirusak, rumah dilempari molotov

Selasa, 13 Agustus 2013 - 15:57 WIB
Bajoe kembali memanas,...
Bajoe kembali memanas, perahu dirusak, rumah dilempari molotov
A A A
Sindonews.com - Pasca bentrok warga yang melibatkan dua kelompok warga di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), situasi di wilayah tersebut kembali tegang.

Situasi kembali tegang lantaran dini hari tadi terjadi pengrusakan perahu dan pelemparan bom molotov. Perahu yang berlabuh di tepi tanggul Bajoe dirusak oleh orang tak dikenal. Diketahui, perahu tersebut merupakan milik Radi, warga Kampung Bajo.

Akibatnya, Radi mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Pasalnya perahu tersebut mengalami kerusakan pada bagian depan, hingga papan terbuka dan kapal ditenggelamkan.

"Saya baru mengetahui perahu saya rusak setelah dihubungi melalui telepon oleh tetangga saya. Tentu saya kaget lihat perahu saya dalam kondisi tenggelam dan rusak pada bagian depan perahu," jelas Radi, Selasa (13/8/2013).

Sementara itu menurut Kanit Patmor Polres Bone, Aiptu Supiadi, pihaknya belum mengetahui pasti penyebab pengrusakan tersebut.

"Kami belum tahu apakah ada hubungannya dengan bentrok atau tidak. Namun, kami telah menempatkan sekira 20 orang anggota untuk mengantisipasi adanya bentrok susulan," jelas Aiptu Supiadi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, selain pengrusakan perahu, dini hari tadi juga terjadi pelemparan bom molotov di dua rumah warga di Kampung Bajo.

Dua rumah yang menjadi sasaran pelemparan bom molotov oleh orang yang tidak dikenal tersebut adalah rumah milik Minatang dan Sakka.

Beruntung warga sekitar melihat bom molotov tersebut sehingga dua rumah yang terletak di Kampung Bajo ini tidak terbakar karena warga berusaha memadamkannya.

Sementara itu, di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan dua buah pecahan botol berisi kain dan minyak tanah yang diduga sebagai bom molotov yang dilemparkan oleh pelaku.

"Saya tidak tahu itu bom atau bukan, karena saya tidak dengar adanya suara ledakan. Tapi saya lihat ada api yang menyala dari botol. Yasudah saya kabarkan kepada warga untuk segera memadamkan api tersebut," jelas seorang warga yang menjadi saksi mata, Suding.

Untuk menghindari bentrok susulan dan hal-hal yang tidak diinginkan, kini polisi berjaga-jaga di dua kelompok warga yang bertikai tersebut.

Sementara, kondisi Hasbi, seorang warga dari Kampung Leteng yang merupakan korban penikaman saat bentrokan terjadi kini sudah berangsur membaik dan mulai sadarkan diri.
(rsa)
Berita Terkait
Remaja 15 Tahun Korban...
Remaja 15 Tahun Korban Tawuran di Makassar Terkena Anak Panah di Dada
Rampas Sepeda Motor...
Rampas Sepeda Motor Picu Tawuran Antar 2 Kelompok Pemuda di Medan
Tragis, 37 Warga Pubabu...
Tragis, 37 Warga Pubabu Besipae Diserang Warga Desa Tetangga
Breaking News! Abepura...
Breaking News! Abepura Papua Mencekam 2 Kelompok Warga Bentrok Terdengar Suara Tembakan
Polres Tapanuli Selatan...
Polres Tapanuli Selatan Buru Dalang Bentrok Warga dari Dua Desa
Bentrok Antar Warga...
Bentrok Antar Warga 2 Desa di Tapsel: 3 Orang Luka Tembak Senapan Angin
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
17 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
4 Pulau Sengketa Kembali...
4 Pulau Sengketa Kembali ke Pangkuan Aceh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved