Pasokan air terganggu, Jakarta kekeringan

Selasa, 06 Agustus 2013 - 10:14 WIB
Pasokan air terganggu,...
Pasokan air terganggu, Jakarta kekeringan
A A A
Sindonews.com - Kebakaran yang melanda pengolahan air bersih di Kalimalang, Jakarta Timur lalu benar-benar membuat Jakarta kekeringan. Beberapa wilayah pasokan airnya terganggu bahkan ada yang terhenti sama sekali.

Daerah yang mengalami kekurangan suplai air itu di antaranya, adalah Gelora, Bendungan Hilir, Karet Tengsin, Setiabudi, Karet, Karet Kuningan, Karet Semanggi, dan KuninganTimur.

Pasokan air bersih juga terganggu di kawasan Pasar Manggis, Menteng Atas, Menteng Dalam, Manggarai, Senayan, Rawa Barat, Kuningan Barat, Kota Bambu, Grogol, Tomang, Jatipulo, Cideng, Petamburan, dan Kebon Melati.

Kemudian Angke, Jembatan Lima, Tambora, Glodok, Keagungan, Tanah Sereal, Jembatan Besi, Duri Utara, Krukut, Duri Selatan, Kali Anyar, Grogol, Duri Pulo, Petojo Utara, Duri Kepa, Tanjung Duren Selatan, Tanjung Duren Utara, Jelambar Baru, dan Jelambar.

Sementara daerah yang suplai airnya terhenti sama sekali, adalah Petojo Selatan, Kampung Bali, Kebon Kacang, Gambir, Kebon Sirih, Gondangdia, Menteng, sisi Pegangsaan, sisi Cikini, sisi Kwitang, sisi Senen, Kebon Kelapa, Maphar, Mangga Besar, Tangki, Tamansari, Pasar Baru, Karang Anyar, Kartini, Mangga Dua Selatan, Slipi, Penjaringan, Pekojan, Roa Malaka, Ancol, Pinangsia, Pluit, Palmerah. Kemanggisan, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, dan Kedoya Selatan.

Humas PT Palyja, Meyritha Maryanie, mengatakan sampai saat ini pasokan air baku yang diperoleh dari PJT II masih berkisar 650 liter per detik dari semestinya 6.000 liter per detik.

"Baru pada hari Minggu, pasokan bertambah menjadi 700 liter per detik karena memperoleh tambahan dari Kanal Banjir Barat (KBB). Namun pada Senin pagi, lanjutnya, pasokan air baku itu berkurang lagi karena volume air KBB agak menyusut," terangnya, Selasa (6/8/2013).

Untuk mengatasi kekurangan, kata Meyritha, PT Palyja juga ikut dibantu pasokan air bersih dari operator air bersih lainnya yaitu PT Aetra sebanyak 350 liter per detik.

"Kami berharap PT Aetra bisa membantu kami dengan memperbesar lagi pasokan airnya," harap Meyritha.
(ysw)
Berita Terkait
Atasi Krisis Air Bersih,...
Atasi Krisis Air Bersih, Panglima Kodam Udayana Lakukan Ini
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Bangunan Bertingkat Sedot Air Tanah
Warga Bandengan Sudah...
Warga Bandengan Sudah 3 Bulan Sulit Dapat Air Bersih, Mandi Susah Cucian Menumpuk
Pipa HDPE ALVApipe Dukung...
Pipa HDPE ALVApipe Dukung Penyaluran Air Bersih di Indonesia
Jaga Kebersihan Air,...
Jaga Kebersihan Air, UV Sterilization Teknologi Pembunuh Bakteri
Masyarakat Dinilai Harus...
Masyarakat Dinilai Harus Diberikan Kemudahan Akses Air Bersih
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved